Upah Pekerja Sektor Transportasi Masih di Bawah UMP

62 views

pekerja transportasi

Reaktor.co.id, Jakarta — Upah pekerja sektor transportasi masih di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP). Karenanya, pemerintah diminta memperhatikan nasib pekerja di sektor transportasi karena pekerjaannya sangat berisiko tinggi.

“Menteri Perhubungan harus memperhatikan masalah ini secara serius guna menjamin kelancaran transportasi di semua sektor, baik di darat, laut maupun udara,” kata Koordinator Federasi Pekerja Transport Internasional atau ITF (International Transport worker’s Federation) di Indonesia, Prof. Dr. Mathias Tambing, Senin (11/11/2019).

Penegasan Mathias Tambing yang juga sebagai Presiden Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) itu merupakan salah satu kesimpulan rapat NCC (National Coordinating Committee) ITF di kantor KPI Jakarta pekan lalu.

Rapat diikuti 7 Serikat Pekerja Sektor Transportasi yang berafiliasi dengan ITF. Yakni Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI), Serikat Pekerja (SP) Jakarta International Container Terminal (JICT), SP Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA), Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), Ikatan Awak Kabin Garuda (IKAGI) dan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (SKARGA).

Rapat tersebut juga dihadiri Sekjen ITF Asia Pasifik, Butch Yose Raul Lamug.

Mathias mengatakan, peran pekerja transpor sangat penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Salah satunya menjaga kelancaran arus barang dan manusia untuk kepentingan regional dan internasional.

Pekerjaan yang berisiko besar ini harus diimbangi dengan keselamatan dan kesejahteraan yang memadai. Namun, dalam kenyataan di lapangan, banyak pekerja di sektor transportasi yang upahnya masih di bawah standar minimum yang ditetapkan pemerintah setempat.

Ia mencontohkan, upah minimum di Jakarta tahun 2019 yang ditetapkan Rp 3,8 juta per bulan. Kenyataannya, banyak pekerja yang upahnya di bawah angka itu.

Dikemukakannya, upah di bawah standar minimum ini banyak menimpa pekerja di sektor tranportasi, termasuk buruh pelabuhan, padahal upah pekerja sektoral (transportasi) mestinya lebih tinggi dari upah minimum pekerja lainnya.

DKI Jakarta telah menetapkan upah minimum mulai Januari 2020 sebesar Rp 4,2 juta per bulan. Diperkirakan, akan makin banyak perusahaan yang tidak bisa memenuhi ketentuan itu.

“Masalah ini akan semakin menambah beban pekerja dengan naiknya iuran BPJS Kesehatan sebesar 100% mulai Januari 2020. Ini jelas akan memperberat pekerja. Karena itu, keputusan menaikkan iuran BPJS Kesehatan sebaiknya dibatalkan,” tegas Mathias dilansir laman Pos Kota.*

 

pekerja transportasi UMP upah minimum

Related Post

Leave a reply