Tolak Omnibus Law, Massa LEM SPSI Jatim Kembali Turun ke Jalan

80 views

Reaktor.co.id, Surabaya — Massa buruh/pekerja dari Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Jawa Timur menggelar aksi lanjutan menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (22/10/2020).

Aksi unjuk rasa yang awalnya ditujukan di kantor gubernur Jawa Timur Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya, beralih ke Kantor DPRD Jawa Timur Jl. Indrapura No. 1 Surabaya, mengingat aksi sebelumnya di kantor gubernur sempat disusupi massa pengacau.

Koordinator aksi dari SP LEM Surabaya, Muadji Santoso, mengatakan, buruh masih terus menunggu pemerintah merespons baik niat buruh untuk menolak Omnibus Law yang sangat merugikan buruh di banyak pasalnya.

“Untuk itu, sampai ini (penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja) belum mendapatkan respons dari pemerintah, maka kami akan terus menuntut,” kata Muadji yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FSP LEM SPSI Kota Surabaya.

Massa LEM dari berbagai daerah di Jawa Timur mulai berdatangan dan berkumpul di depan Gedung DPRD Jatim yang dijaga ketat kepolisian.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSP LEM SPSI Jawa Timur, Ali Muchsin Djalil, mengatakan dalam orasinya, “kita tidak akan pernah bosan untuk turun jalan dan aksi jika hak-hak kita dirampas dan dirampok”.

“Hari ini di tahun 2020, kemerdekaan kita dirampok atas nama Undang-Undang, hari ini kita buktikan seluruh Indonesia FSP LEM SPSI serentak turun jalan menyuarakan penolakan Omnibus Law yang sudah digetok tanggal 5 kemarin (5/10/2020), yang disusun pemerintah dan DPR dengan ugal-ugalan,” lanjut Ali Muchsin.

Massa berjanji akan turun jalan lagi pada tanggal 27 Oktober 2020 dengan massa yang jauh lebih besar. (Kas)

FSP LEM SPSI Omnibus Law

Related Post

Leave a reply