Titik Banjir Terbanyak di Jawa Barat

178 views

Banjir Jabodetabek

Reakto.co.id, Jakarta — Banjir yang terjadi sejak Rabu (1/1/2020) di Jabodetabek terjadi di 169 titik atau lokasi. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), titik banjir terbanyak di wilayah Jawa Barat.

Kapusdatin dan Humas BNPB, Agus Wibowo, mengatakan, titik banjir di sebanyak 97 lokasi, DKI Jakarta 63, dan Banten 9.

Agus menjelaskan, untuk provinsi Banten titik banjir yakni Tangerang 3 titik dan Tangerang Selatan 6 titik. Sementara wilayah ibukota, di Jakarta Barat ada 7 titik, Jakarta Pusat 2 titik, Jakarta Selatan 39 titik, Jakarta Timur 13 titik dan Jakarta Utara 2 titik. Untuk Jawa Barat yakni Kabupaten Bekasi 32 titik, Kota Bekasi 53 titik, san Kabupaten Bogor 12 titik.

Wilayah paling terdampak banjir adalah Kota Bekasi (53), Jakarta Selatan (39), Kabupaten Bekasi (32), dan Jakarta Timur (13). Sementara kedalaman air tertinggi 2,5 meter terjadi di Perum Beta Lestari, Jatirasa, Kota Bekasi. Sedang genangan dan kedalaman 1-2 meter terdapat 49 titik.

Korban Banjir

BNPB juga mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis (2/1/2020) pukul 21.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir Jabodetabek mencapai 30 orang.

“Data dikumpulkan oleh BNPB dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BPBD, TNI, POLRI, dan sumber lainnya. Sampai dengan pukul 21.00 WIB jumlah korban meninggal akibat banjir adalah 30 orang,” kata Agus melalui keterangan tertulis, Kamis (2/1/2020).

Korban meninggal terbanyak berada di Kabupaten Bogor yakni 11 orang. Adapun korban meninggal di Jakarta Timur sebanyak tujuh orang. Adapun masing-masing satu orang korban meninggal di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Tangerang. Sementara itu, korban meninggal di Kota Bekasi dan Kota Depok masing-masing tercatat tiga orang.

“Sedangkan dari penyebabnya, 17 orang meninggal karena terseret arus banjir, lima orang tertimbun longsor, lima orang tersengat listrik, dan tiga orang hipotermia,” lanjut Agus.

BNPB pun mencatat setidaknya lebih dari 35.000 orang mengungsi akibat banjir Jakarta pada Rabu (1/1/2020).

Agus mengatakan, banjir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya terjadi akibat volume hujan yang tinggi. Jebolnya tanggul dan sedimentasi sungai, tambahnya, turut memperparah dampak banjir.

“Hingga 2 Januari 2020 pukul 12.00 WIB, sebanyak 35.557 orang di wilayah Jakarta yang mengungsi,” ujarnya.

Perincian pengungsi akibat banjir Jakarta yakni 1.103 orang di Jakarta Barat, 2.413 orang di Jakarta Pusat, 19.089 orang di Jakarta Selatan serta di Jakarta Timur sebanyak 12.952 orang. (Antara/Kompas)

 

Banjir

Related Post

Leave a reply