Koordinasi Kasus ‘Union Busting’ PUK Yamaha Digelar di Jalan Raya

287 views

Ketua PUK SP LEM SPSI PT Yamaha Indonesia, Rusli Rahadi

Reaktor.co.id – Seusai pulang kerja, Jumat (27 September 2019) petang, sebanyak 300 karyawan PT Yamaha Indonesia menggelar koordinasi atas kasus PHK sepihak yang dilakukan manajemen perusahaan produsen alat musik itu terhadap Ketua PUK Rusli Rahadi dan Sekretaris PUK Bani Putra.

BACA JUGA: Dituduh Menghasut Pekerja, Ketua dan Sekretaris PUK PT Yamaha Indonesia Di-PHK

Acara tersebut diinisiasi oleh Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP LEM SPSI PT Yamaha Indonesia.

Kasus ketenagakerjaan itu sendiri telah dinilai sebagai bentuk Union Busting (pemberangusan serikat pekerja/serikat buruh) oleh manajemen perusahaan.

Kegiatan koordinasi yang telah dimulai sejak 12 Agustus 2019 itu terpaksa digelar di pinggir jalan kawasan industri Pulogadung karena manajemen PT Yamaha Indonesia tidak mengizinkan dilakukan di lingkungan pabrik.

Mengawali acara, Bani Putra menyampaikan orasi.

Sekretaris PUK SP LEM SPSI PT Yamaha Indonesia, Bani Putra

“Apakah Rekan-rekan masih kenal saya?” ujar Bani Putra.

“Masihhh…!!” pertanyaan Bani disambut koor suara kompak rekan-rekan pekerja PT Yamaha Indonesia, yang duduk berkumpul.

Rusli Rahadi pun, pada kesempatan kedua, menyampaikan orasinya. Ia memberikan semangat kepada rekan-rekannya pekerja PT Yamaha Indonesia agar tidak patah semangat dalam memperjuangkan hak-hak mereka sebagai pekerja.

Hadir di acara itu semua perangkat organisasi mulai dari DPC FSP LEM SPSI Jakarta Timur, DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta , hingga Tim Advokasi FSP LEM DKI yang mengawal secara hukum kasus Union Busting di PT Yamaha Indonesia itu. (AF/Kardi).*

banimputra FSP LEM SPSI pemberangusan serikat pekerja reaktor Rusli Rahadi tim advokasi union busting

Related Post

  1. author

    BANGKIT BERJUANG SATU KOMANDO, BERGERAK MELAWAN DIAM TERTINDAS

Leave a reply