Siap-siap! Pekerja Gaji Rp3 Juta Bakal Kembali Kena Pajak

129 views

pajak

Reakto.co.idPekerja dengan gaji Rp3 juta dikabarkan bakal kembali menjadi wajib pajak. Pemerintah dikarkan berencana merevisi ketentuan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) wajib pajak.

Aturan saat ini, pekerja dengan penghasilan minimal sebesar Rp54 juta setahun atau sekitar Rp4,5 juta per bulan bebas pajak.

Nantinya, minimal penghasilan yang ditarik pajak turun menjadi Rp3 juta per bulan atau sekitar Rp36 juta dalam setahun, sehingga pekerja dengan upah minimum Rp3 juta wajib membayar pajak.

Namun, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, tak banyak bicara saat ditanya mengenai rencana tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya fokus membuat draf kebijakan yang diminta oleh presiden.

“Aku tidak komentar tentang apa yang keluar. Fokusnya, kita fokus membuat draf sesuai dengan respons Presiden,” ujarnya dikutip merdeka.com, Kamis (25/7/2019).

Hal senada dikemukakan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wirasakti, dan Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama. Keduana tak memberikan komentar mengenai perubahan baseline Tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) tersebut.

“Saat ini belum ada draf secara resmi. Jadi saya tidak bisa mengonfirmasi apa pun terkait itu,” kata Hestu dikutip bisnis.com.

Ekonom Indef, Bhima Yudhistira, menilai rencana tersebut perlu dikaji lebih dalam. Sebab jika diturunkan, dampaknya cukup besar terhadap perekonomian, khususnya daya beli masyarakat.

Aturan gaji di bawah Rp4 juta bebas pajak berlaku sejak Juni 2016. Saat itu, pemerintah berharap kebijakan kenaikan batas gaji bebas pajak dapat memperkuat daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi masyarakat.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 101/PMK.010/2016, Tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) bagi pekerja yang belum kawin adalah sebesar Rp.54.000.000 per tahun.

Untuk pekerja atau karyawan yang berstatus menikah, perhitungannya sedikit berbeda. Istri atau suami yang menjadi wajib pajak utama memiliki angka PTKP sebesar Rp58.500.000.

Setiap anak yang kemudian dimiliki, akan menambah jumlah PTKP sebesar Rp4.500.000 hingga maksimal tiga anak. Perhitungan ini diberlakukan karena Dirjen Pajak menghitung satu keluarga sebagai satu kesatuan ekonomi dengan satu NPWP. Kondisi ini masuk dalam Golongan K/0, dengan status perkawinan tidak/belum memiliki anak, dan K/1, K/2, K/3 sesuai anak yang dimiliki.*

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang berlaku saat ini:

a. Rp 36 juta untuk diri Wajib Pajak orang pribadi;
b. Rp 3 juta tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin;
c. Rp 36 juta tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami;
d. Rp 3 juta tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga. (Sumber: pajak.go.id).*

Mekanisme Penghitungan Pajak Penghasilan Karyawan

Pajak Pajak Pekerja Pajak Penghasilan Wajib Pajak

Related Post

Leave a reply