Sejarah Celana Jeans Terkait Pekerja Tambang

38 views
Celana Jeans

Celana Jeans (Indotrading)

Reaktor.co.id — Celana jeans dikenal sebagai celana informal. Namun, pakaian ini juga identik dengan celana pekerja karena sejarahnya bermula dari pekerja tambang di Amerika Serikat.

Kebanyakan warna jeans yang beredar di pasaran adalah biru. Karena itulah, banyak orang yang kerap menyebut jeans dengan sebutan “blue jeans”. Merek jeans terkenal adalah Levi’s. Karenanya, banyak yang menyebut celana jeans dengan “celana Levi’s”.

Dilansir laan History of Jeans, jeans adalah celana yang terbuat dari bahan khusus denim atau kain dungaree. Jeans ditemukan oleh Jacob Davis dan Levi Strauss tahun 1873. Strauss adalah nama keluarga Jerman.

Celana ini dinamai berdasarkan kota Genoa di Italia, tempat korduroi kapas –yang disebut jean atau jeane— diproduksi.

Levi Strauss datang dari Jerman ke New York tahun 1851 untuk bergabung dengan kakak lelakinya yang memiliki toko barang kering.

Pada 1853 ia mendengar tentang Gold Rush di Barat sehingga pindah ke San Francisco untuk mendirikan Cabang Barat dari bisnis barang-barang keluarga. Di sana ia menjual, antara lain, kain katun.

Salah satu pelanggannya adalah Jacob W. Davis, seorang penjahit dari Reno, Nevada. Davis membuat barang-barang fungsional seperti tenda, selimut kuda, dan selimut kereta.

Suatu hari, pelanggannya memesan celana panjang kokoh, tidak mudah robek, yang bisa menahan kerja keras. Dia membuat celana itu dari bahan denim yang dia beli dari Levi Strauss.

Ketika dia ingin mematenkan mereka, dia menulis ke Levi Strauss, dan mereka menjadi mitra. Mereka membuka pabrik yang lebih besar, dan begitulah jins lahir.

Celana Jeans Levi's

Sejarah Pembuatan Jeans

Jeans terbuat dari bahan yang disebut denim. Nama “denim” berasal dari nama kain kokoh yang disebut “Serge de Nîmes”, awalnya dibuat di Nîmes, Prancis, karenanya “de Nîmes” – “denim”.

Penenun Nîmes mencoba mereproduksi korduroi kapas yang terkenal dibuat di kota Genoa, Italia, tetapi tidak berhasil. Dengan coba-coba, mereka mengembangkan kain kepar lain yang kemudian dikenal sebagai denim.

Denim sangat tahan lama, dan itulah sebabnya ia digunakan oleh orang-orang yang membutuhkan pakaian yang akan bertahan lama. Itu juga mengapa itu digunakan oleh Levi Strauss dan Jacob W. Davis untuk bahan untuk celana jeans.

Pewarna indigo adalah warna yang digunakan untuk mewarnai denim. Ini adalah pewarna organik dengan warna biru yang khas. Itu diproduksi dan digunakan di India, dari mana ia mendapatkan namanya, sejak zaman kuno.

Jeans pertama kali diwarnai dengan nila karena warna gelap lebih baik menyembunyikan kotoran. Pada saat jeans dikenakan oleh pekerja pabrik, jeans untuk pria memiliki ritsleting di bagian depan, tetapi jeans untuk wanita memiliki ritsleting di samping.

Sekitar abad ke-16 para nelayan di Genoa menggunakan bahan pakaian tersebut untuk melaut. Mereka menyebutnya dengan istilah ‘Genes’ dan kemudian melebar hingga saat ini dengan sebutan ‘Jeans’ .Orang Prancis menyebut celana ini dengan sebutan ‘bleu de Génes’, yang berarti biru Genoa atau lazim disebut dengan sebutan Blue Jeans.

Celana jeans buatan Levi menjadi “celana resmi” para pekerja tambang. Hal ini juga kemudian berimbas pada status sosial dan ekonomi yang diasosiasikan celana jeans merupakan “celana kelas pekerja”.

Penggunaan celana jeans semakin meluas pada masa perang dunia. Tentara Amerika Serikat kala itu mengenakannya saat tidak bertugas.

Setelah perang dunia, sekitar tahun 1950-an, celana jeans menjadi salah satu produk yang harus dimiliki kalangan muda Amerika Serikat.

Kini, celana jeans telah menjadi bagian dari kehidupan dan dikenakan oleh seluruh kalangan masyarakat, tanpa mengenal status.

Banyak ragam dan jenis celana jeans yang bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi pemakai. Tidak hanya berbentuk celana, jeans juga dibuat sebagai jaket, topi, dan sebagainya.

Kantong Kecil Jeans

Celana jeans umumnya memiliki lima saku, yaitu 2 saku di belakang dan 2 saku di depan, serta 1 saku kecil dalam saku depan sebelah kanan.

Saku kecil ini awalnya dirancang untuk menyimpan butiran-butiran emas dari para penambang. Saku kecil ini menjadi ciri khas celana jeans sampai sekarang masih, meski pengguna jeans kini bukan lagi hanya para penambang emas.

Levi’s yang merupakan merk jins pertama tahun 1879 membuat saku super kecil tersebut sebagai tempat menyimpan arloji para pria pekerja. Saat itu, celana jins banyak digunakan oleh tukang kayu, penambang, hingga insinyur kereta api.

Selain untuk menyimpan jam tangan, saku kecil ini juga berfungsi untuk menyimpan koin, korek api, kondom, dan tiket.

Saku kecil tersebut sengaja dibuat dalam ukuran mini dan cukup ketat, desain tersebut bertujuan agar barang yang disimpan tidak mudah keluar dari saku.

Pakaian Informal

Kini celana jeans menjadi item fashion yang sering dikenakan oleh banyak orang. Anak muda sampai orang tua pasti punya jeans favorit. Jeans memang menjadi salah satu fashion item yang timeless dan tak lekang oleh zaman.

Mungkin karena sejarahnya di pertambangan –awalnya merupakan celana para pekerja tambang yang notabene pekerja kasar, maka celana jeans dinilai tidak pantas dikenakan di acara resmi (formal). Demikian sejarah celana jeans. (R1)

 

Blue Jeans Busana Pekerja Celana Jeans

Related Post

Leave a reply