Protes Aturan Pembatasan Usia, Puluhan Buruh TKBM Pelabuhan Belawan Unjuk Rasa

93 views

Para buruh TKBM Pelabuhan Belawan berdemonstrasi di depan Kantor Wali kota Medan, Senin (9 September 2019). (Foto Istimewa)

Reaktor.co.id – Ratusan buruh bongkar muat Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Wali Kota Medan, memprotes Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat ( Primkop TKBM) Pelabuhan Belawan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada mereka yang sudah puluhan tahun mengabdi.

Massa sangat keberatan dengan keputusan PHK tersebut, apalagi alasan yang dipakai adalah usia mereka yang dinilai sudah lanjut usia (Lansia).
Menurut massa, aturan baru yang dikeluarkan pengurus Primkop TKBM Pelabuhan Belawan _buruh yang boleh bekerja berusia maksimal 55 tahun_ adalah tindakan diskriminatif.

Para buruh senior itu merasa tidak dihargai kontribusinya selama ini oleh pihak koperasi. Pihak koperasi dinilai telah “membuang” mereka bagaikamn sampah padahal masih mampu bekerja.

Buruh lansia Pelabuhan Belawan sempat melakukan penyanderaan truk yang akan masuk ke pelabuhan (sumutsindonews.com)

”Kami menilai tindakan Primkop TKBM yang membuat batas akhir usia pekerja TKBM Pelabuhan Belawan tidak menghargai kami para buruh yang sudah puluhan tahun mengabdi. Sampah saja diletakan pada tempatnya, jasa-jasa kami yang sudah puluhan tahun bekerja masa tidak dipandang,” ujar Horas Hugo Gultom, koordinator aksi, dalam orasinya, dikutip dari idnews.id, Senin (9 September 2019).

“Sampah aja diletakkan pada tempatnya, masa kami yang sudah puluhan tahun bekerja, jasa-jasa kami tidak dipandang.”

Massa mendesak Primkop TKBM Pelabuhan Belawan merevisi aturan tersebut. Kalaupun tetap tidak bisa dipekerjakan kembali, massa menuntut koperasi memenuhi hak-hak mereka seperti uang pesangon, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, termasuk juga penyelesaian cicilan kredit perumahan yang mereka bayarkan setiap kali ada kegiatan bongkar muat.

Kepada Pemerintah Kota Medan, massa meminta agar segera menindaklanjuti dan menjembatani tuntutan para buruh yang ter-PHK secepatnya. Sebab, ada ribuan buruh bongkar muat yang bakal kehilangan mata pencahariannya akibat aturan baru itu. Saat ini, ada 3.000 lebih buruh bongkar muat TKBM Pelabuhan Belawan dan 1.000 lebih pekerja sudah di atas 55 tahun.

Blokade jalan

Aksi unjuk rasa ini merupakan lanjutan dari sejumlah aksi sebelumnya. 30 Juli 2019 silam adalah aksi pertama. Massa aksi buruh memblokade jalan dan menyandera truk di gerbang 2 menuju Pelabuhan Belawan sehingga jalan raya di gerbang 2 menuju Pelabuhan Belawan menjadi macet. Aksi tersebut merupakan reaksi atas terbitnya surat edaran dari Primkop TKBM Pelabuhan Belawan yang isinya melarang buruh bongkar muat yang sudah lansia untuk bekerja.

Selain itu buruh yang tidak teregistrasi tidak diperbolehkan masuk di wilayah kerja pelabuhan Belawan untuk bekerja aktivitas bongkar muat dari dan ke kapal. (AF)*

demonstrasi Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan pembatasan usia kerja reaktor Unjuk Rasa

Related Post

Leave a reply