Polisi Pukul Wartawan Langgar UU Pers, Ancaman Penjara 2 Tahun

45 views

delik pers

KEKERASAN polisi terhadap wartawan masih terjadi dalam aksi demonstrasi. Terbaru, wartawan mendapatkan intimidasi dan pemukulan saat meliput aksi demonstrasi mahasiswa, khususnya di Makassar.

Ironisnya, oknum polisi yang mengintimidasi wartawan bergeming saat korban menyebutkan dirinya wartawan dan membawa identitas.

Lebih ironis dan mirisnya lagi, oknum polisi dengan arogannya tak mau tahu tentang UU Pers yang menjadi dasar hukum kerja wartawan.

“Bapak diam yah, bapak tahu UU Pers nggak?” kata wartawan.

Nggak, saya nggak mau tahu,” jawab oknum polisi.

Baca: Wartawan Dianiaya dan Diintimidasi Aparat saat Liput Demo Mahasiswa

Kekerasan terhadap wartawan terus terjadi akibat oknum polisi tidak tahu dan/atau tidak menaati UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tindakan polisi mengintimidasi, apalagi melakukan kekerasan, terhadap wartawan dalam tugas jurnalistik jelas melanggar UU Pers.

Pasal 4 UU Pers menyebutkan, kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Polisi memukul wartawan Antara, Darwin Fathir, saat meliput demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Sulsel, Makassar, Selasa (24/9/2019) Dok. Agus Dian-AJI Makassar)

Pasal 18 menyatakan, setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).

Polisi mestinya memahami hal itu. Kalangan media bisa menempuh upaya hukum agar intimidasi dan kekerasan terjadap wartawan tidak terus terjadi. Jika perlu, lawan! Polisi juga harus mengetahui dan memahami UU Pers, sehingga tidak arogan.*

 

Aksi Demonstrasi Kekerasan terhadap Wartawan Polisi UU Pers Wartawan

Related Post

Leave a reply