Pengertian Pekerja Sosial

397 views

DPR secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pekerjaan Sosial menjadi undang-undang. Apa itu pekerja sosial?

Ilustrasi Pekerja Sosial (Campbellsville University)

Reaktor.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pekerja Sosial menjadi undang-undang dalam rapat paripurna, Selasa (3/9/2019).

Dalam jangka waktu paling lambat 5 tahun sejak RUU Pekerjaan Sosial ini diundangkan, pemerintah diharapkan menyediakan sarana prasarana serta dukungan anggaran untuk berdirinya Pendidikan Profesi Pekerja Sosial di sejumlah perguruan tinggi.

UU Pekerjaan Sosial ini menegaskan status pekerja sosial, termasuk jaminan hukum, sosial dan kesejahteraan hidupnya.

UU Pekerjaan Sosial ini juga akan menyetarakan pekerja sosial dengan pekerja profesi lainnya. Apa itu pekerjaan sosial dan pekerja sosial?

Pengertian Pekerja Sosial

Dalam RUU Pekerjaan Sosial disebutkan, Praktik Pekerjaan Sosial adalah proses pertolongan profesional yang terencana, terpadu, dan berkesinambungan yang diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan keberfungsian sosial individu, keluarga, kelompok, komunitas, organisasi, dan masyarakat.

Pelayanan Praktik Pekerjaan Sosial meliputi:
a. Pencegahan Disfungsi Sosial;
b. Rehabilitasi Sosial;
c. Pemberdayaan Sosial;
d. Pengembangan Sosial;
e. Pelindungan Sosial.

RUU Pekerjaan Sosial juga menyebutkan, Pekerja Sosial adalah seseorang yang memiliki pengetahuan, ketrampilan dan nilai praktik pekerjaan sosial yang diperoleh melalui pendidikan, pelatihan, dan/atau pengalaman di bidang kesejahteraan sosial dan/atau bidang ilmu sosial, dan/atau telah disetarakan serta telah mendapatkan sertifikat kompetensi.

Secara umum, pengertian pekerjaan sosial dan pekerja sosial tergambar dalam bagan yang dirilis The University of Kansas berikut in:

Pekerja Sosial

Menurut Netting dalam Social Work Makro Practice, Logman, Australia (2001), pekerjaan sosial atau pekerja (social workers) adalah profesi yang memberikan pertolongan pelayanan sosial kepada individu, kelompok, dan masyarakat.

Tujuan pekerjaan sosial adalah peningkatan keberfungsian sosial dan bantuan pemecah masalah-masalah sosial.

Menurut Max Siporin, D.S.W (1975), pekerjaan sosial adalah metode yang bersifat sosial dan institusional untuk membantu orang mencegah dan memecahkan masalah-masalah mereka serta untuk memperbaiki dan meningkatkan keberfungsian sosial mereka.

Allen Pincus dan Anne Minahan (1973:9) menyatakan, pekerjaan sosial berkepentingan dengan permasalahan interaksi antara orang dengan lingkungan sosial, sehingga mereka mampu melaksanakan tugas-tugas kehidupan, mengurangi ketegangan, mewujudkan aspirasi dan nilai-nilai mereka.

Kekhasan pekerja sosial adalah pemahaman dan keterampilan dalam memanipulasi perilaku manusia sebagai makhluk sosial.

Pekerja sosial dipandang sebagai sebuah bidang keahlian (profesi) yang berarti memiliki landasan keilmuan dan seni dalam praktik.

Pekerjaan sosial juga tergambar dalam nama jurusan atau program studi di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung.

Sejak  2015, STKS memiliki enam program studi yaitu:

  1. Pekerja Sosial Pelayanan Anak
  2. Pekerja Sosial Pelayanan Disabilitas
  3. Pekerja Sosial Pelayanan Kebencanaan
  4. Pekerja Sosial Pelayanan Kemiskinan
  5. Pekerja Sosial Pelayanan Medis
  6. Pekerja Sosial Penanganan Narkoba

Itu dia pengertian pekerjaan sosial dan pekerja sosial. Pengertian formalnya akan kita lihat dalam UU Pekerjaan Sosial yang akan segera berlaku.*

 

Ketenagakerjaan Pekerja Pekerja Sosial

Related Post

Leave a reply