Pengenalan Ragam Profesi Sejak Dini untuk Anak Karyawan

241 views

“Berkunjung ke Tempat Kerja Ayah”, adalah tema yang diusung oleh manajemen PT Astra Daihatsu Motor Karawang Assembly Plant. Yakni sebuah program sosial dalam rangka memperkenalkan lebih dekat kondisi lingkungan kerja ayah atau orang tua kepada anggota keluarganya. 

Program kunjungan ke tempat kerja ayah (foto SP LEM Daihatsu Motor)

Reaktor.co.id – Sekitar 450 keluarga karyawan PT Astra Daihatsu Motor Karawang Assembly Plant yang terdiri dari anak dan istri “tumplek blek” di kawasan pabrik tempat bekerja ayahnya, Senin 16 September 2019.

Program di atas sangat menarik dan memiliki dampak sosial yang baik terkait dengan peningkatan kesejahteraan keluarga pekerja.

Program kunjungan itu dari aspek pendidikan anak sangat penting guna menumbuhkan karakter unggul siswa sesuai kemajuan zaman yang mengedepankan daya imajiansi dan kapasitas inovasi teknologi.

Dengan pogram tersebut, anak-anak karyawan yang masih duduk sebagai siswa TK, SD, bahkan sudah ada yang duduk di bangku SMP, SMA/SMK bisa memahami dan mendalami ragam profesi yang kelak mungkin akan mereka geluti.

Mengenalkan siswa terhadap ragam profesi masa depan yang dibutuhkan oleh dunia kerja perlu sistematika dan disiplin ilmu yang aktual dan relevan.

Sejak duduk di bangku sekolah hingga perguruan tinggi seharusnya seorang anak sudah diberikan bekal pendalaman ragam profesi secara intens. Dalam persaingan global yang sangat sengit sekarang ini, semua pihak dituntut untuk mengenalkan sikap profesionalisme dan ragam profesi yang relevan dengan perkembangan zaman sejak anak-anak.

Idealnya program Daihatsu Motor itu dimasa mendatang pelaksanaannya terintegrasi dengan penyelenggaraan Career Days di sekolah yang sudah ada selama ini. Sehingga bentuk aktivitas diatas bisa lebih mencerahkan siswa akan arti profesionalisme. Serta pengenalan ragam profesi unggulan masa depan.

Event Cariier Days skalanya bisa ditingkatkan lagi dengan membuat semacam workshop guna mengurai profil karier dan profesi pada era Industri 4.0. Yang bisa membuka cakrawala siswa serta mampu menjadi alternatif pilihan siswa dalam menapaki masa depannya.

Tentunya aktivitas pengenalan ragam profesi tidak sekedar ditempelkan begitu saja dalam program bimbingan konseling (BK). Sudah saatnya para pengambil keputusan dibidang pendidikan memikirkan format career days di sekolah yang terintegrasi dalam kurikulum pendidikan.

Pemahaman terhadap ragam profesi idealnya mulai diberikan kepada para siswa sejak dini. Para siswa tidak sekedar ditanya tentang cita-citanya, tetapi yang lebih penting lagi adalah memberikan muatan terhadap cita-cita tersebut.

Pola dan sikap profesionalisme merupakan pupuk untuk menumbuhkan cita-cita seseorang. Untuk menumbuhkan sikap profesionalisme dan ragam profesi diperlukan sistem nilai yang bermuara kepada pranata dan persepsi masyarakat tentang budaya profesionalisme.

Sudah saatnya sikap profesionalisme diformat sejak dini terhadap para siswa, sehingga sikap tersebut menjadi suatu sistem nilai yang lebih realistis sesuai kemajuan zaman. (Totoksis).*

 

kesejahteraan karyawan pengenalan profesi

Related Post

Leave a reply