Penerima Kartu Pra Kerja Minimal Usia 18 Tahun, Lansia Juga Bisa

38 views

Kartu Pra-Kerja

Reaktor.co.id, Jakarta — Penerima Kartu Pra-Kerja minimal berusia 18 tahun.  Usia lanjut di atas 60 tahun juga bisa menerima kartu prakerja.

Penerima kartu pra-kerja juga nantinya tidak boleh sedang menjalankan pendidikan formal serta harus Warga Negara Indonesia (WNI).

Demikian dikemukakan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri usai mengikuti rapat koordinasi mengenai pelaksanaan program kartu pra kerja bersama Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, dan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani di Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Hanif mengatakan, pemerintah nantinya tidak akan membatasi usia penerima kartu pra kerja termasuk masyarakat berusia lanjut di atas 60 tahun. Kartu pra kerja tersebut diberikan kepada siapa saja yang memang membutuhkan keahlian tambahan untuk bekerja.

Ditegaskan, penerima kartu pra kerja nantinya akan menerima “gaji” atau insentif sekitar Rp300.000 sampai Rp500.000 selama tiga bulan.

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, insentif tersebut merupakan “ongkos hidup” bagi para pencari kerja, baik lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Syaratnya, mereka harus lulus kursus dari program kartu pra kerja.

“Mereka-mereka ini dilatih dulu masuk kursus, setelah itu dia mencari pekerjaan. Sambil mencari pekerjaan itulah pemerintah akan menyiapkan insentif kepada mereka kurang lebih antara sekitar Rp300.000-Rp500.000, paling lama tiga bulan,” ujarnya.

Untuk teknis penyaluran, Moeldoko berkata masih ada beberapa kemungkinan seperti lewat e-wallet atau pembukaan rekening bagi peserta.

Rekrutmen peserta kursus rencananya akan terbuka untuk semua usia. Nantinya, akan ada unit khusus (Project Management Offfice/PMO) yang mengatur keberlangsungan program kursus pra-kerja.

Moeldoko menyebut peserta akan bisa mendaftar lewat Kementerian Tenaga Kerja atau secara digital (pendaftaran online).

Sejumlah perusahaan akan dirangkul demi mencari tempat kursus yang tepat. “Harapannya setelah kursus atau pelatihan mendapat pekerjaan. Itulah yang dimaksud kartu pra kerja,” ujar Moeldoko. (rl/antara/merdeka).*

 

Kartu Prakerja

Related Post

Leave a reply