Pakai Masker di Luar Ruangan Tak Lagi Wajib

61 views

Pakai Masker Tak Lagi Wajib

Reaktor.co.id, Jakarta — Masyarakat kini tidak lagi diwajibkan memakai masker untuk aktivitas di luar ruangan atau area terbuka yang tidak padat orang. Untuk di ruang tertutup dan transportasi publik, masih wajib mengenakan masker.

Wajib masker juga masih berlaku bagi kelompok rentan (seperti lansia) dan kelompok dengan riwayat komorbid. Begitu pula bagi mereka yang mengalami gejala Covid-19 seperti batuk dan pilek.

Kebijakan baru pemerintah ini diambil dengan mempertimbangkan terus menurunnya kasus Covid-19 pasca lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2 Mei 2022 M.

Pelonggaran penggunaan masker bagi warga Indonesia ini diumumkan langsung Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Kebijakan tidak wajib masker ini berlaku mulai Rabu, 18 Mei 2022.

“Dengan memperhatikan kondisi saat ini di mana penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia semakin terkendali, maka perlu saya menyampaikan beberapa hal, yang pertama pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker,” kata Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (17/5/2022).

“Ketika beraktivitas di luar ruangan dan tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak memakai masker,” sambungnya.

Kasus harian Covid-19 di Indonesia sepekan terakhir berada di bawah 1000 kasus. Angka kematian juga tercatat rendah, dengan terakhir, per Senin (16/5), tercatat “hanya” 6 orang meninggal dunia.

Meski tren kasus corona terus membaik, namun status wabah Covid-19 hingga kini masih berada di pandemi.Hanya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang berwenang mencabut status tersebut atau menyatakan sejumlah wilayah memasuki fase endemi. (Detik)

Manfaat Masker

Meski memakai masker tidak lagi wajib, namun tetap memakai masker sangat bermanfaat bagi kesehatan. Dikutip dari laman Dinkes Sumber, menurut penelitian, menggunakan masker dengan benar memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

1. Menghindari paparan polusi udara

Asap dari kendaraan bermotor, pabrik, rokok, dan debu, adalah beberapa jenis polusi udara yang bisa ditemukan setiap harinya. Nah, paparan polusi ini dapat memengaruhi kinerja paru-paru serta meningkatkan risiko terserang penyakit pernapasan seperti asma dan PPOK, penyakit jantung, dan kelahiran prematur.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah berpolusi tinggi, ini adalah alasan utama untuk memakai masker mulut ketika keluar rumah. Masker, terutama masker N95, bisa menyaring udara yang kotor sebelum terhirup oleh hidung.

2. Mencegah penularan dan penyebaran penyakit

Menurut sejumlah penelitian menggunakan masker mulut dapat membantu mencegah Anda menularkan atau tertular berbagai macam penyakit, seperti flu, batuk, ISPA, dan sindrom pernapasan akut berat atau Severe Acute Respiratory Syndrome.

Maka itu, memakai masker mulut dapat menjadi salah satu cara terbaik agar kita tidak mudah tertular atau menularkan penyakit. Masker yang digunakan dengan benar bisa membantu mencegah virus dan bakteri menyebar melalui lendir atau cairan yang keluar saat kamu bersin atau batuk.

3. Melindungi wajah dari efek negatif sinar matahari dan polusi

Alasan memakai masker mulut yang tidak kalah penting adalah untuk melindungi sebagian kulit wajah dari efek negatif polusi udara dan paparan sinar matahari.

Paparan sinar matahari dan polusi udara yang berkepanjangan dan berulang diduga dapat menyebabkan penuaan dini dan peningkatan risiko kekambuhan eksim, jerawat, flek hitam, hingga kanker kulit.

Warganet menyambut baik kebijakan baru tidak wajib masker ini, namun tidak sedikit yang mengatakan akan tetap memakai masker dengan alasan antara lain sudah terbiasa dan terbukti “jarang flu” berkat masker.*

 

Covid-19 Masker

Related Post

Leave a Reply