Menaker Soroti Pelecehan Seksual di Ruang Kerja

249 views
pelecehan seksual

Ilustrasi Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

Reaktor.co.id — Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menilai lingkungan kerja yang di Indonesia masih belum kondusif. Menurutnya, produktivitas dan daya saing akan didapatkan bila lingkungan kerjanya sehat dan kondusif.

Ida mengaku dirinya cukup terkejut dengan adanya survei yang menunjukkan banyaknya perilaku kekerasan dan pelecehan seksual, terutama terkait pekerja perempuan.

“Pelecehan seksual tentu membuat korban menjadi malu, terhina, dan tersinggung, yang pada taraf tertentu telah menggerogoti kesehatan mental dan performa kerja,” kata Ida seperti dikutip Liputan6.com, Senin (23/12/2019).

Menurut Menaker, kini saatnya kekerasan dan pelecehan seksual di ruang kerja diungkap dengan jujur dan terbuka.

Ida menyayangkan mayoritas korban pelecehan seksual enggan, malu, bahkan takut untuk membicarakan apalagi mengadu kepada atasan, supervisor, manajer, ataupun kepada serikat pekerja.

Ida mengajak para pekerja untuk bergerak ramai-ramai melawn, dan mengadukan tindakan dan kelakuan yang melecehkan, yang merendahkan martabat kemanusiaan, dan yang menghambat produktivitas kerja.

“Kepada pelaku usaha, pemilik dan manajemen perusahaan, saya sampaikan bahwa tindakan kekerasan dan pelecehan seksual adalah fakta adalah nyata,” tegasnya.

Ida mengimbau para korban tidak hanya berdiam saja, melainkan lakukan tindakan.

“Anda punya kuasa untuk membangun lingkungan kerja yang sehat, Anda bisa mengelola hubungan yang manusiawi, dengan aturan-aturan yang jelas agar situasi buruk tidak terjadi, tapi yang terpenting Anda bersedia menanggapi secara serius setiap pengaduan, dan tindak para pelakunya,” jelasnya.

Kemnakertrans sudah menerbitkan Surat Edaran tentang Pedoman Pencegahan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja. Dalam SE Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. SE.03/MEN/IV/2011 itu disebutkan, pelecehan seksual di tempat kerja dapat menimpa siapa saja dan merugikan semua pihak.

Bagi pekerja mengakibatkan turunnya kinerja, yang selanjutnya menurunkan produktivitas kerja sehingga dapat berdampak pada kelangsungan usaha bagi pengusaha.

Dengan penurunan produktivitas kerja ini, akan berdampak pada tingkat capaian kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Oleh karena itu, perlu adanya kepedulian kita bersama demi mewujudkan kenyamanan bekerja melalui pencegahan pelecehan seksual di tempat kerja.*

 

Kenyamanan Kerja Pekerja Perempuan Pelecehan Seksual

Related Post

Leave a reply