Media Sosial Gerus Kepercayaan Publik terhadap Media Mainstream

54 views

libur media sosial

Reaktor.co.id, Jakarta — Media sosial dapat menimbulkan distorsi di masyarakat dalam bentuk ketidakpercayaan publik terhadap media arus utama (mainsteam).

Seolah-olah media mainstream itu sudah tidak dapat dipercaya dan yang bisa dipercaya adalah berita-berita yang cenderung berasal dari media sosial.

Penilaian itu dikemukakan Jaksa Agung Muda Intelejen Kejaksaan Agung, Jan S. Maringka, saat kuliah umum di Universtas Pattimura, Ambon, Senin (23/9/2019).

“Kehadiran media sosial dalam perkembangan teknologi dan informasi saat ini ingin membuat kepercayaan publik kalau berita-berita yang disiarkan media massa mainstream (arus utama) itu tidaklah benar,” katanya dilansir Antara.

“Sosmed ini kelihatannya main-main namun kalau diulang terus menerus maka hasilnya tidak baik dan sangat mengganggu, seolah-olah kita melihat berita yang ada di mainstream itu tidak benar dan apa yang dilakukan pemerintah atau aparat penegak hukum itu tidak benar,” jelasnya.

Ia menilai, cara seperti itu akan menimbulkan distorsi di masyarakat dalam bentuk ketidak-percayaan publik sehingga bisa mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mungkin seseorang hanya sekedar meneruskan saja sebuah informasi tetapi tidak tahu bisa terjerat hukum karena melanggar Undang-Undang tentang informasi dan teknologi,” ujarnya.

Media Alternatif

Media sosial saat ini menjadi alternatif bagi publik untuk berbagi informasi, khususnya informasi yang tidak diberitakan media mainstream.

Informasi tentang aksi demo mahasiswa, misalnya, lebih banyak muncul di media sosial seperti Twitter ketimbang di media arus utama.

Warnaget banyak yang beranggapan media-media besar sudah dalam kendali rezim sehingga aksi-aksi yang bernada oposisi tidak mendapatkan tempat.

Sebagai contoh, tagar #GejayanMemanggil yang menjadi trending topic di Twitter luput dari perhatian media mainstream. Baru ketika aksi mahasiswa Yogyakarta itu meledak, Senin (23/9/2019), mau tidak mau media arus utama meliputnya. (RL).*

 

Media Mainstream Media Massa media sosial

Related Post

Leave a reply