Mahatma Persatuan Buruh

507 views

TIADA kata yang lebih indah dalam perjuangan kaum buruh (pekerja) selain kata “persatuan”. Dengan persatuan niscaya kita bisa mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Dengan persatuan, perjuangan kita tak bisa dikalahkan.

Mahatma oleh para tokoh pendiri bangsa diartikan sebagai “jiwa besar” dalam perjuangan. Keniscayaan, persatuan segenap serikat pekerja, serumpun profesi, hingga persatuan antar federasi dan konfederasi. Mahatma persatuan harus terus ditumbuhkan.

Siasat Leapfrogging dalam Perjuangan Buruh

Kajian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan bahwa reformasi pergerakan buruh kembali semarak setelah pemerintah meratifikasi konvensi ILO No. 101 tentang kebebasan buruh untuk berserikat.

Adanya ratifikasi tersebut memberikan angin segar bagi kaum buruh karena setiap buruh memiliki  hak yang sama dan kebebasan untuk membentuk konfederasi, federasi ataupun serikat pekerja.

Namun hal diatas justru menjadi bumerang.  Karena dengan banyaknya konfederasi /federasi maupun serikat maka terjadi banyak fragmentasi pemikiran dan perjuangan yang diusung. Akibatnya antar konfederasi/serikat pekerja menjadi tidak efektif dan bias disana-sini ketika menghadapi keputusan pengusaha maupun pemerintah.

Dalam konteks lain baik pengusaha maupun pemerintah juga bingung dalam menentukan konfederasi yang benar-benar merepresentasikan suara buruh.

 

Berdasar data ILO sejak tahun 2011  jumlah buruh di Indonesia ada 90 federasi, 5 konfederasi besar dan 11.0000 SP/SB di tingkat PUK. Melihat permasalahan diatas diperlukan siasat dan leapfrogging (lompatan besar) dalam perjuangan buruh di Indonesia.

Siasat bertujuan menguatkan peran buruh sebagai salah satu pilar kebangsaan/demokrasi dan mampu menjadi intelektual publik. Apalagi gerakan-gerakan buruh selama ini berpotensi menjelma sebagai gerakan perubahan sosial.

Buruh Ketenagakerjaan Kolom mahatma Pekerja persatuan pekerja

Related Post

  1. author
    Indra4 months agoReply

    Bagaimana dengan wacana pemerintah yang akan merevisi uu ketenagakerjaan yaitu point dari pasal pasal uu 13 yg akibat nya Nnt dapat merugikan buruh.

Leave a reply