Listrik Padam, Netizen Ucapkan ‘Terima Kasih PLN’

71 views

listrik mati

Reaktor.co.idListrik padam di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah, Minggu 4 Agustus 2019, sejak pukul 11.45 WIB. Dampak listrik mati juga menimpa tiga jaringan penyedia komunikasi seluler, yakni XL Axiata, Telkomsel, dan Indosat.

Di Kota Bandung, listrik baru menyala sektar pukul 19.45 WIB. Ucapan “Terima Kasih PLN” bernada satire trending di Twitter, selain tagar #MatiListrik dan #MatiLampu.

Bukan sumpah serapah, netizen di Twitter tampak “menahan diri” dan “sangat santun” menyampaikan unek-uneknya kepada PLN.

Berikut ini beberapa ungkapan “terima kasih” netizen di Twitter kepada PLN atas matinya listrik berjam-jam.

@galongkucing:
Terimakasih PLN listrik sudah nyala lagi ..
Tolong naikkan lagi tarif listriknya
Dan tak usah kasih kompensasi ke pelanggan
Service level itu gak penting ..
Sekali lagi . Terimakasih PLN

@sisit_kadal:
Terimakasih PLN
Karena
#matilampu
Seisi rumah tidak sibuk dengan dunia maya
Satu komplek bisa bersosialisasi secara nyata

@DO_475
@infoPLN
tolong sampaikan Ucapan Terimakasih saya dan yang lainnya kepada bapak-bapak hebat ini. Terimakasih PLN #terimakasihpln #matilampu

@TweetAboed:
Terimakasih PLN, sebenernya sih mau terima kasihnya sama pegawai2 ini, berkat keberaniannya. Kita semua bisa nyaman lagi. 😍😍😍. #matilampu #matilistrik #PLNDown

@erinaaeri:
Terimakasih PLN karena mati listrik sodara” dan tetangga keluar semua ngobrol”, ketawa”, dari ngomongin sekolah sampe nikah😂😂😂
Tanpa mikirin hp dan segala macem TERIMAKASIH PLN❤😍😍

@moelhadi:
Terimakasih PLN, #matilampu kali ini kita jadi bisa ngobrol sama keluarga, merenung, gak terpaku sama gadget..

@gakpercayasih:

15m
11:58
PLN: saya pamit

20:26
PLN: saya kembali

Jakbar
Terimakasih PLN
#matilistrik

Netizen juga merasa kembali ke masa purba, tidak mandi, tanpa lampu dan listrik serta gadget. Kicauan-kicuan soal manusia purba ini diiringi foto-foto manusia purba.

Kronologi Listrik Padam

Direksi PT PLN menjelaskan kronologi padamnya listrik di sebagian besar Pulau Jawa hari ini, Minggu 4 Agustus 2019, yang berlangsung 7 jam lebih.

Plt Dirut PLN Sripeni Inten memulai penjelasan dengan permohonan maaf. Dia mengungkapkan, pemadaman terjadi mulai pukul 11.45 WIB. Saat itu, terjadi beberapa kali gangguan pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

“11.45 detik 27, pada saluran udara Ungaran-Pemalang terjadi gangguan pada sirkuit 1, kemudian disusul gangguan sirkuit kedua,” ungkapnya dalam konferensi pers di P2B Gandul, Minggu (4/8/2019).

Akibatnya pukul 11.48 detik ke 11, gangguan tersebut bmenyebabkan jaringan SUTP Depok-Tasik mengalami gangguan.

“Inilah merupakan awal dari terjadinya pemadaman di sistem Jawa barat Banten dan DKI Jakarta,” urainya dikutip detik.com.

Pada saat 11.45 detik ke 27 itu, mulanya aliran listrik di Jawa Tengah masih terpantau normal, kecuali Brebes. Di sisi lain, pukul 11.48 terjadi black off pada jaringan di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten yang berdampak pada aliran listrik dari sejumlah gardu induk.

“Kami manajemen PLN memimpin langsung dan mengawal langsung proses recovery. Dari sini kita bisa memantau bagaimana pasokan listrik dari timur ke barat untuk mendukung pasokan,” jelasnya.

Pada pukul 16.27, PLN telah berhasil mengoperasikan PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan sekaligus untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat menuju PLTU Suralaya. Melalui GITET Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja dan Suralaya.

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya diperkirakan akan beroperasi secara bertahap hingga 6 jam ke depan untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

Pada pukul 17.30 PLN berhasil berhasil mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja dan untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2800 MW.

Selain itu dari GITET Gandul akan disalurkan ke PLTGU Muara Karang untuk memasok aliran listrik ke DKI Jakarta, diperkirakan bertahap hingga 3 jam untuk pulih secara keseluruhan.

“Fokus kami mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI – Jakarta segera pulih,” urainya.*

 

Listrik Mati Listrik Padam PLN

Related Post

Leave a reply