Kota Bandung Dinilai Sedang Tidak Aman, Warga Resah

93 views

Suara Ibu Bandung

Reaktor.co.id, Bandung — Kota Bandung saat ini dirasa sedang tidak aman. Tidak diizinkannya Persib Bandung menggelar pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat salah satu indikator.

Puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam “Suara Ibu Bandung” pun menunjukkan keresahannya dengan menggelar aksi damai di Taman Dewi Sartika, di lingkungan Balai Kota Bandung, Senin (14/10/2019).

Aksi “emak-emak” ini digelar sebagai bentuk keresahan terhadap kondisi Kota Bandung saat ini. Dalam aksinya, mereka membawa sejumlah poster berisi berbagai pesan seperti “Bandung Cinta Persatuan”.

Koordinator aksi, Riani Soedarmo, menuturkan, Kota Bandung saat ini dirasa sedang tidak aman. Pihaknya khawatir dengan kondisi yang ada.

“Tidak ramah dalam arti kami melihat ada gerakan samar yang sifatnya ingin memecah belah warga Bandung,” kata Riani dikutip detikcom.

Dia berharap, Pemkot Bandung bisa menjaga rasa aman bagi warga. Termasuk meminta menumbuhkan kembali suasana aman dan rasa saling menghormati dalam perbedaan.

“Kami ingin ingatkan kembali Kota Bandung ini adalah kota yang damai menjadi kota wisata,” ujarnya.

Keresahan juga dikemukakan kelompok masyarakat yang menamakan diri Forum Komunikasi Pontensi Masyarakat (FKPM) di Kiaracondong. Forum ini sendiri merupakan gabungan dari puluhan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), Ormas, dan beberapa komunitas di Kota Bandung.

Mereka menyatakan penentangan terhadap pergerakan kelompok perusuh, seperti kelompok Anarko yang terlibat kerusuhan pada aksi demo di DPRD Provinsi Jabar.

“Kami mengecam dan mengutuk pergerakan mereka. Kelompok ini sudah membuat masyarakat resah, kemarin (saat demo di DPRD Jabar) contohnya ada aksi demo yang ujungnya anarkis merusak beberapa fasilitas umum,” kata Ketua FKPM, Suherman Sudrajat, dikutip galamedianews, Senin (14/10/2019).

Pihaknya mengklaim telah menemui beberapa tokoh masyarakat di kewilayahan, untuk sosialisasi terkait kelompok Anarko.

Selain itu, mereka juga memberikan sosialisasi dan imbauan untuk mengajak masyarakat turut menjaga situasi dan kondusifitas di masing-masing wilayah.

“Kita juga pasang beberapa spanduk, sebagai bentuk imbauan dan penolakan terkait kelompok Anarko ini,” jelasnya.

Sebelumnya, puluhan Bobotoh Persib Bandung melakukan aksi unjuk rasa di lapangan radar Kiaracondong, Kota Bandung, Jumat 4 Oktober 2019.

Mereka mendesak aparat kepolisian untuk menindak sanksi tegas terhadap para perusuh di Kota Bandung.

Koordinator aksi, Ridwan Kurniawan, mengungkapkan, bobotoh merasa prihatin dengan terjadinya kerusuhan yang terjadi saat aksi demonstrasi mahasiswa. Ridwan menyebut kelompok anarko sebagai pelaku tindakan anarkis dalam aksi demo di Bandung.

“Dengan terjadinya kerusuhan tersebut, tentunya kita sebagai bobotoh merasa dirugikan dengan tindakan anarkis kelompok Anarko,” jelas Ridwan.

Boboto menilai, kericuhan dalam aksi demonstrasi yang disusupi kelompok anarko berdampak terhadap bobotoh. Menurut mereka, ditundanya pertandingan Persib Bandung vs Arena FC lantaran adanya kerusuhan yang dilakukan kelompok Anarko yang memanfaatkan aksi demo mahasiswa.

“Kerusuhan itu membuat kapolda mempertimbangkan pertandingan Persib melawan Arema di tunda. Kapolda menilai Bandung Tidak kondusif. Tentunya ini merugikan kita, banyak bobotoh yang rugi, karena sudah pesan tiket dan bus untuk berangkat tapi gagal akibat kerusuhan,” katanya.

“Kota Bandung bukan kota perusuh, tapi identik dengan aman dan kondusif. Ini sudah tergores oleh tindakan mereka yang melakukan aksi anarki di kota bandung,” tegasnya dilansir Portal Jabar.

Pihaknya mendesak aparat kepolisian bisa melakukan tindakan tegas terhadap para perusuh di Kota Bandung, termasuk kelompok Anarko tersebut.

“Kami meminta pihak kepolisian menindak tegas anarko di Kota Bandung,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, demo mahasiswa di Kota Bandung ricuh akibat provokasi Kelompok Anarko, kelompok anarkis yang mencuat namanya saat menyusupi aksi demo buruh 1 Mei 2019 di berbagai kota, termasuk di Bandung.*

 

Aksi Damai Bandung Kelompok Anarko Kota Bandung Suara Ibu Bandung

Related Post

Leave a reply