Klaster Pabrik Sudah Sangat Gawat, Serikat Pekerja Mesti Dilibatkan untuk Penanggulangan

260 views

Penyebaran Covid-19 pada klaster industri atau klaster pabrik sudah masuk dalam tahap sangat serius sehingga perlu penanganan khusus yang melibatkan semua pihak terkait. Klaster pabrik yang dialami para pekerja perlu ditangani secara cepat dan total yang melibatkan serikat pekerja.

 

 

Reaktor.co.id – Penanggulangan klaster pabrik perlu langkah atau tahapan yang cepat. Perlu sinkronisasi antara surat edaraan Kementerian Perindustrian dengan sitem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) yang ada di setiap pabrik.

Terbatasnya jumlah pengawas bisa ditanggulangi lewat kerja sama dengan pihak serikat pekerja/buruh.Karena organisasi ini setiap hari eksis di lingkungan pabrik dan tahu persis iterasi sosial para pekerja sejak berangkat dari lingkungan rumah hingga pulang kerja.

Serikat pekerja juga bisa diperanankan sebagai penghimpun data yang aktual. Karena selama ini pemerintah dalam hal ini gugus tugas Covid-21 sering kewalahan menelusuri kasus dan sering kesulitan untuk memperbarui data.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa klaster industri seperti yang terjadi di Kabupaten Bekasi dan daerah lain masuk dalam tahapan sangat serius. Maka dari itu perlu penanganan secara menyeluruh.

“Hari ini saya melakukan investigasi dan koordinasi yang menghasilkan kesimpulan bahwa klaster di industri ini ternyata sangat serius sehingga kami akan mengkonsolidasikan semua, termasuk sumber daya di Pemprov pun akan dialihkan ke Bekasi selama dua pekan ke depan,” kata Emil dalam konferensi pers (4/8/2020).

Penyebaran Covid-19 pada klaster industri sudah masuk dalam tahap sangat serius sehingga perlu penanganan khusus. Selama dua pekan Satgas Jabar akan melakukan pendampingan penuh di Kabupaten Bekasi agar mata rantai penyebaran di klaster industri segera terputus. Ridwan pun mendorong kabupaten/kota di Jabar untuk turut membantu penanganan di Bekasi.

“Alat PCR dari kabupaten/kota lain yang penggunaannya tidak maksimal, demi ‘sabilulungan’ (kebersamaan) Jawa Barat akan kami geser ke sini. Dua pekan ke depan akan kami monitor, mudah-mudahan hasil koordinasi ini dapat menurunkan tingkat keterpaparan,” katanya.

 

 

Ruang merokok sumber penyebaran

Klaster pabrik di Bekasi menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Barat (Jabar). Penambahan jumlah kasus Covid-19 yang signifikan dari sejumlah pabrik di Bekasi menjadi alasannya.

Ternyata ada satu tempat yang menjadi salah satu sumber penyebaran Covid-19 dalam klaster pabrik. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan ruang merokok bersama menjadi salah satu sumber penyebaran Covid-19 pada klaster industri di Kabupaten Bekasi.

Ia pun menginstruksikan seluruh perusahaan untuk memperbaiki sirkulasi udara di setiap ruangan. Emil, sapaan Ridwan Kamil, bahkan menganjurkan perusahaan meniadakan ruang merokok bersama.

“Ruang yang tidak berventilasi harus dibobok, dibongkar, diberikan ruang-ruang terbuka, diberi jendela. Kalau bisa, tidak ada ruang merokok lagi,” kata dia saat menyampaikan keterangan resmi di Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (4/9).

Ridwan mengaku berdasarkan hasil temuan di lapangan, tempat merokok bersama menjadi salah satu lokasi penyebaran Covid-19. “Karena dari temuan, penyebaran itu terjadi juga di ruang merokok bersama sehingga harusnya ditiadakan,” ungkapnya.

 

 

Efektivitas SE Menperin

Untuk mengatur kepatuhan industri dalam menjalankan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI), Menperin telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Selain itu, terdapat SE Menperin No. 7/2020 tentang Pedoman Pengajuan Permohonan Perizinan Pelaksanaan Kegiatan Industri dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19. Berikutnya ada pula SE Menperin No. 8/2020 tentang Kewajiban Pelaporan Bagi Perusahaan Industri dan Perusahaan Kawasan Industri yang memiliki IOMKI.

Industri harus mematuhi dengan cara melaporkan aktivitas industri setiap minggunya kepada Kemenperin. Selain itu industri juga perlu berinisiatif mengambil langkah apabila terdapat kasus Covid-19 di lingkungannya, antara lain dengan melakukan penutupan fasilitas produksi, isolasi, hingga karantina.

Klaster industri menjadi penyumbang terbanyak kasus Covid-19 setelah klaster keluarga. Seperti yang ditunjukkan di Kabupaten Bekasi yang memiliki beberapa kawasan industri.

Pemerintah daerah telah meminta kepada seluruh perusahaan yang berada di kawasan industri melakukan tes swab kepada pekerjanya minimal 10 persen dari jumlah pekerja yang ada di masing-masing perusahaan.
Rentetan klaster kasus Covid-19 di lingkungan industri perlu ditangani lebih serius lagi. Setelah pabrik LG di Cikarang dan Suzuki di Tambun, disusul pabrik ban Bridgestone di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 71 karyawan Suzuki dan 242 pegawai di pabrik LG Electronics Indonesia bisa jadi merupakan puncak gunung es. Kondisi Ini telah menjadi pukulan telak karena bukan tidak mungkin masih banyak pabrik lain yang pekerjanya terkena Covid-19.

Kementerian Perindustrian perlu memastikan aktivitas sektor industri harus sejalan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Upaya ini dilakukan agar sektor industri tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19.
Kawasan industri perlu pemantauan protokol kesehatan yang dijalankan oleh perusahaan dan pengelola kawasan industri tersebut, juga sekaligus untuk mendengar langsung kendala yang mereka hadapi di tengah pandemi saat ini.

Pemerintah telah membangun sistem IOMKI dengan mewajibkan industri memberikan pelaporan secara berkala. Protokol kesehatan tidak hanya dilaporkan secara normatif, tetapi juga terkait dengan implementasi koordinasi antara perusahaan dengan gugus tugas di daerah.

Kemenperin sebagai pembina sektor industri yang terus aktif memantau aktivitas industri dalam menjalankan protokol kesehatan secara keta yang terpadu dengan sistem K3 perusahaan. (*)

Klaster Pabrik Sudah Sangat Gawat Serikat Pekerja Mesti Dilibatkan untuk Penanggulangan Covid-19

Related Post

Leave a reply