Kewajiban dan Hak Pekerja Magang

150 views

Buruh Pekerja Karyawan Pegawai

Reaktor.co.id —  Pekerja magang menjadi headline di media dalam dua hari terakhir. Sumbernya, rencana Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) menyalurkan 200 ribu pekerja magang di 21 kota pada tahun ini.

Yang menjadi sorotan adalah hak pekerja magang untuk mendapatkan upah minimal 75% dan perlindungan dari risiko kerja.

Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono, menegaskan pekerja magang bukan buruh murah.

“Pekerja magang bukan buruh murah karena mereka mendapat upah sesuai aturan atau minimal 75% dari upah minimum provinsi. Ada yang mendapatkan UMP penuh, tergantung pada perusahaan pengguna,” katanya seperti dikutip Antaranews, Rabu (31/7/2019).

Soal perlindungan pekerja magang, Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz menjelaskan, pekerja magang juga berhak atas perlindungan dari risiko kerja, seperti kecelakaan atau kematian. “Dengan upah 75 persen dari UMP maka mereka sudah layak masuk skema perlindungan jaminan sosial,” katanya.

Pengertian Pekerja Magang

Program magang atau pemagangan merupakan cara terbaik bagi pencari kerja untuk mengenal dan belajar tentang dunia kerja yang sangat berbeda dengan dunia sekolah atau kuliah. Tidak sedikit yang diterima di tempat magang sebagai pekerja penuh.

Perguruan tinggi umumnya mewajibkan mahasiswa untuk mengambil magang sebagai salah satu syarat kelulusan. Biasanya, lulusan tanpa pengalaman kerja akan lebih sulit untuk bersaing di dunia kerja.

Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan mendefinisikan magang sebagai bagian dari sistem pelatihan kerja.

“Pemagangan adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja/buruh yang lebih berpengalaman, dalam proses produksi barang dan/atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.” (Pasal 1 Ayat 11)

Kewajiban dan Hak Pekerja Magang

Kewajiban dan hak pekerja magang diatur dalam Permenakertrans Nomor PER/22/MEN/IX/2009 tentang penyelenggaraan pemagangan di dalam negeri sebagai berikut:

Hak Pekerja Magang:

  1. Memperoleh fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja selama mengikuti pemagangan
  2. Memperoleh uang saku dan / atau uang transport
  3. Memperoleh perlindungan dalam bentuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian
  4. Memperoleh sertifikat pemagangan apabila dinyatakan lulus

Kewajiban Pekerja Magang:

  1. Mentaati perjanjian pemagangan
  2. Mengikuti program pemagangan sampai selesai
  3. Menaati tata tertib yang berlaku di perusahaan penyelenggara pemagangan
  4. Menjaga nama baik perusahaan penyelenggara pemagangan

Pihak perusahaan yang mempekerjakan pekerja magang juga memiliki kewajiban dan hak, sebagai berikut:

Hak Perusahaan

  1. Memanfaatkan hasil kerja peserta pemagangan
  2. Memberlakukan tata tertib dan perjanjian pemagangan

Kewajiban Perusahaan

  1. Membimbing peserta pemagangan sesuai dengan program pemagangan
  2. Memenuhi hak peserta pemagangan sesuai dengan perjanjian pemagangan
  3. Menyediakan alat pelindung diri sesuai dengan persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
  4. Memberikan perlindungan dalam bentuk asuransi kecelakaan kerja kepada peserta
  5. Memberikan uang saku dan / atau uang transport peserta
  6. Mengevaluasi peserta pemagangan
  7. Memberikan sertifikat pemagangan bagi peserta yang dinyatakan lulus.

Jangka waktu pemagangan dibatasi paling lama satu tahun. Jika lebih dari jangka waktu ini, maka perusahaan telah melanggar ketentuan dan dapat dikenai sanksi administratif sesuai aturan yang berlaku. Usia peserta pekerja magang minimal 18 tahun.*

 

Pekerja Magang Pemagangan

Related Post

Leave a reply