Kerja 4 Hari Sepekan Efektif Tingkatkan Produktivitas dan Kesehatan Pekerja

52 views

Bekerja empat hari dalam sepakan efektif meningkatkan produktivitas. Kesehatan fisik dan mental pekerja juga terjaga dengan baik.

Buruh Pekerja Karyawan Pegawai

Reaktor.co.id — Rata-rata pekerja Indonesia berkerja selama lima hingga enam hari dalam sepekan. Bekerja selama rentang waktu itu tak disebut tak efektif meningkatkan produktivitas kerja

Studi terbaru Henley Business School yang dirilis The Independent menyebutkan, bekerja empat hari dalam sepakan efektif meningkatkan produktivitas. Kesehatan fisik dan mental pekerja juga terjaga dengan baik.

Survei yang dilakukan pada 250 perusahaan yang berbasis di Inggris itu juga menyebutkan, pemangkasan hari kerja dapat berdampak positif bagi seseorang dan lingkungannya.

Sebanyak 64 persen perusahaan mengadopsi sistem waktu kerja kurang dari lima hari. Secara keseluruhan, pemangkasan hari kerja dapat meningkatkan kualitas hidup pekerja.

Sebanyak 78 persen di antaranya mengaku lebih bahagia, 70 persen dengan tingkat stres yang rendah, dan 62 persen mengaku hanya perlu beberapa hari untuk istirahat lantaran sakit.

Sebanyak 40 persen di antara mereka memanfaatkan hari libur yang lebih banyak untuk berlatih meningkatkan kemampuan. Seperempat lainnya memilih bergabung dengan sejumlah kegiatan sosial.

Waktu ideal bekerja selama 4 hari juga pernah disampaikan Serikat Pekerja Nasional (TUC) di Inggris. TUC mengampanyekan kerja delapan jam sehari.

Sekjen TUC Frances O’Grady menyebutkan, perkembangan teknologi dan komunikasi seharusnya dapat mengurangi jam kerja, alih-alih menambah beban pekerja.

“Idealnya masyarakat cukup bekerja selama empat hari dalam seminggu,” katanya dilansir The Guardian,

Laporan TUC memaparkan, lebih dari 1,4 juta orang di Britania Raya bekerja tujuh hari seminggu. Bahkan, 3,3 juta orang bekerja lebih dari 45 jam dalam seminggu. Dampaknya, pekerja rentan stres dan kesehatan menurun akibat tenaga mereka diperas habis-habisan.

Jam dan hari bekerja terkait erat dengan kesehatan fisik dan mental para pekerja. Pekerja di Amerika Serikat menghabiskan waktu bekerja selama 47 jam dalam seminggu. Para pekerja di Indonesia menghabiskan waktu bekerja hampir sama, bahkan lebih.

US News (13/2/2017) merilis hasil penelitian sekelompok peneliti di Australia National University (ANU). Hasilnya menunjukan fakta, jam waktu bekerja yang ideal adalah 39 jam per minggu.

“Jam waktu bekerja yang terlalu lama menganggu kesehatan fisik dan mental pekerjanya. Bekerja terlalu lama pasalnya membuat seseorang kurang perhatian terhadap pola makan serta kesehatannya secara menyeluruh. Jam waktu makan serta beristirahatnya pun kurang,” ujar salah satu peneliti Huong Dinh.

Mempersingkat waktu jam bekerja juga sangat penting khususnya bagi kalangan wanita. Wanita bahkan dianjurkan untuk bekerja hanya 34 jam per minggu agar bisa membagi waktu untuk mengurus urusan rumah tangga serta memperbesar potensi kesuburan memiliki keturunan.

“Wanita yang terlalu lelah tentunya berisiko mengalami masalah kesehatan yang bisa menghambatnya memiliki keturunan,” tutup Dinh.*

 

Hari Kerja Jam Kerja Ketenagakerjaan

Related Post

Leave a reply