Kapolri Imbau Polisi Hidup Sederhana dan Tak Pamer Harta

97 views

Propam Polri saat ini sedang mendata polisi yang hidup bermewah-mewahan, terutama yang sering pamer di media sosial.

polisi hidup sederhana

Reaktor.co.id, Jakarta — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Idham Azis mengimbau seluruh anggotanya agar tidak bergaya hidup mewah atau menunjukkan hedonisme dalam kehidupan sehari-hari.

Imbauan itu tertuang dalam surat telegram tanggal 15 November 2019. Surat Telegram Kapolri menyampaikan setidaknya enam poin.

Pertama, tidak menunjukkan dan memakai atau memamerkan barang mewah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

Kedua, menjaga dan menempatkan diri pada polda hidup sederhana di lingkungan internal Polri dan publik. Ketiga, tidak mengunggah foto atau video di media sosial yang menunjukkan gaya hidup mewah.

Keempat, menyesuaikan norma hukum dan kepatutan, kepantasan, dengan kondisi lingkungan tempat tinggal. Kelima, menggunakan atribut kepolisian yang sesuai dengan pembagian dan untuk penyamarataan.

Kenam, pimpinan dan kepala satuan wilayah dan perwira tinggi dapat memberikan contoh atau perilaku dan sikap yang baik dengan tidak memperlihatkan gaya hidup yang hedonis.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra, diterbitkannya surat telegram (TR) Kapolri itu bertujuan untuk mengingatkan bahwa seorang polisi harus menjadi teladan masyarakat.

“TR dimaksudkan sebagai rambu-rambu pembatas dan pengingat bahwa anggota Polri harus senantiasa menjaga kaidah, koridor tugasnya, tidak boleh korupsi, tidak boleh memeras, tidak boleh sakiti masyarakat yang terkait dengan kepentingan individual yang memperkaya diri,” katanya.

Ia menyebut Propam Polri saat ini sedang mendata anggotanya yang hidup bermewah-mewahan, terutama yang sering pamer di media sosial. “Propam melakukan upaya-upaya seperti itu, mendata terutama di medsos,” katanya.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Pungki Indarti berpendapat, imbauan Kapolri melarang jajarannya memamerkan gaya hidup mewah menjadi upaya melanjutkan reformasi kultur di tubuh Polri. Tujuannya untuk mengubah watak dan perilaku anggota Polri agar menjadi lebih baik.

Pungki pun menilai aturan tersebut harusnya tidak hanya diterapkan bagi anggota Polri saja tapi juga kepada keluarga dari anggota Polri.

Pihak DPR memberikan apresiasi. Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengapresiasi dan mendukung surat imbauan Polri kepada jajarannya untuk hidup secara sederhana guna menghindari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Setuju dan mengapresiasi terhadap surat imbauan Polri tersebut,” kata Azis.

Ia optimistis kebijakan ini dapat efektif dalam mengurangi keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) khususnya di lingkungan kepolisian dalam kasus KKN. “Bismillah akan efektif,” katanya.

Pada Agustus 2016, Mabes Polri juga mengeluarkan telegram rahasia (TR) perihal larangan anggota Polri agar tidak berlebihan menggunakan media sosial (Medsos). Apalagi, sampai memamerkan kemewahan di medsos. (Antara/Sindonews).

 

Kapolri Polisi Polisi Hidup Sederhana

Related Post

Leave a reply