Istilah TKI Resmi Diganti Menjadi PMI, Pekerja Migran Indonesia

43 views
PMI Hong Kong

Suasana Liburan PMI di Hong Kong (Kyoto Review)

Reaktor.co.id, Jakarta — Selain mengubah nama BNP2TKI menjadi BP2M, istilah bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di luar negeri pun resmi berubah dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Nama lembaga penempatan TKI di tingkat provinsi/kanwil, yakni Balai Pelayanan dan Penempatan TKI (BP2TKI) juga berubah menjadi Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Penggantian nama TKI menjadi PMI tersebut disesuaikan dengan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Per definisi, Pekerja Migran Indonesia adalah setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Republik Indonesia.

Menurut buku saku ILO, pekerja migran adalah seseorang yang bermigrasi, atau telah bermigrasi dari satu negara ke negara lain, dengan sebuah gambaran bahwa orang tersebut akan dipekerjakan oleh seseorang yang bukan dirinya sendiri, termasuk siapa pun yang biasanya diakui sebagai seorang migran, untuk bekerja.

Sebelumnya, istilah TKI sempat diganti menjadi “ekspatriat” pada 2017. Perubahan nama itu, menurut Menteri Ketenagakerjaan saat itu, M Hanif Dhakiri, bukan cuma istilah, tapi lebih pada peningkatan kualitas WNI di luar negeri.

TKI sering juga disebut Buruh Migran Indonesia (BMI), khususnya di kalangan pekerja migran Indonesia di Hong Kong.

Sekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak, pernah menjelaskan perubahan nama TKI menjadi PMI.

Tatang menyatakan, kalau bicara mengenai TKI seakan-akan cerita duka, dengan adanya kasus-kasus yang menimpa mereka.

“Padahal, di luar negeri sana banyak sekali diaspora yang bekerja sebagai dokter, perawat, dan berbagai pekerjaan profesional lainnya,” paparnya.

Ia mencontohkan, TKI yang bekerja di Korea Selatan hanya lulusan SMP dan SMA, tetapi bisa mendapatkan gaji dasar sebesar Rp21 juta.

“Kalau bisa menempatkan ke luar negeri dengan gaji besar, mengapa kita masih mengirimkan PMI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga? Untuk itu, ke depannya BNP2TKI (kini BP2M) akan menekan penempatan PMI yang low level dan fokus untuk membuka peluang kerja bagi PMI profesional,” ujarnya.

Dengan digunakannya istilah PMI sebagai pengganti istilah TKI, maka singkatan PMI kini memiliki dua kepanjangan. Selain Pekerja Migran Indonesia, kepanjangan PMI sudah populer di masyarakat sebagai Palang Merah Indonesia.*

 

Pekerja Migran PMI tenaga kerja TKI

Related Post

Leave a reply