Irjen Firli Bahuri Terpilih Jadi Ketua KPK Periode 2019-2023

197 views

Firli Bahuri, Ketua KPK terpilih periode 2019-2023

Reaktor.co.id, Jakarta — Lima orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 telah dipilih oleh Komisi III DPR RI. Firli Bahuri, saat ini menjabat Kapolda Sumsel, terpilih sebagai Ketua KPK setelah 56 orang anggota Komisi yang membidangi hukum dan keamanan itu menggelar  pemungutan suara (voting) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (13 September 2019) dini hari.

Hasil voting tersebut: Firli Bahuri (kepolisian) mendapatkan 56 suara, Alexander Marwata (komisioner KPK petahana)  53 suara, Nawawi Pomolango (hakim pengadilan tinggi) 50 suara, Lili Pintauli Siregar (advokat) 44 suara, serta Nurul Ghufron (akademisi) 51 suara.

“Seluruh perwakilan fraksi-fraksi menyepakati untuk menjabat pimpinan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Ketua adalah saudara Firli Bahuri,” ungkap pimpinan rapat Komisi III DPR RI, Aziz Syamsudin.

Sedabngkan posisi wakil ketua diisi empat pimpinan KPK lainnya, yakni Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata.

“Kepada seluruh masyarakat Indonesia, kami menaruh harapan kepada lima pimpinan komisioner KPK untuk dapat mengemban tugas dan jabatannya sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Ketua Komisi III DPR RI, Aziz Syamsudin, kepada wartawan usai penetapan lima pimpinan KPK yang baru.

Para capim KPK yang dipilih DPR ini nantinya akan dibawa ke paripurna DPR. Setelahnya DPR akan menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melantik pimpinan KPK periode 2019-2023.

Berikut hasil akhir voting Komisi III DPR tentang Pimpinan KPK:

  1. Ketua KPK: Drs. Firli Bahuri, Msi
  2. Wakil Ketua KPK: Alexander Marwata, S.H, M.H
  3. Wakil Ketua KPK: Dr. Nurul Ghufron, S.H, M.H
  4. Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, S.H
  5. Wakil Ketua KPK: Lili Pintauli Siregar, S.H, M.H

Dinilai Bermasalah

Tak lama setelah Firli menjadi Ketua KPK, warganet meramaikan “Ketua KPK” sehingga menjadi trending topic di Twitter.

Mayoritas warganet menyayangkan terpilihnya Firli. Pasalny, Firli merupakan salah satu sosok yang dinilai bermasalah.

Akun @rahdarkhun misalnya menulis, “RIP KPK. Diduga kuat melanggar kode etik, ditolak ratusan pegawai KPK, diwarning mahasiswa dan sejumlah aktifis anti korupsi. Presiden @jokowi, Pansel dan DPR tetap kukuh meloloskan Firli yang kini jadi ketua KPK. apakah skenario?”

Cuitan lain, terpilihnya Firli Bahuri sebagai ketua KPK yang baru mendapat sorotan publik. Pasalnya, 500 pegawai KPK lebih memilih menolak Firli Bahuri menjadi ketua KPK yang baru, namun Panselnas tetap mengangkatnya sebagai pimpinan KPK baru periode 2019-2023.

Seperti dilansir laman Rakyat Merdeka Online, Firli dianggap bermasalah oleh Koalisi Masyarakat Sipil.

Irjen Firli yang merupakan eks Deputi Penindakan KPK diduga melakukan pertemuan dengan salah seorang kepala daerah yang sedang dibidik KPK dalam sebuah kasus korupsi.

Firli pun dianggap melanggar kode etik KPK. Firli dinyatakan melanggar poin integritas yang melarang pegawai KPK karena mengadakan hubungan langsung atau tidak langsung dengan tersangka, terdakwa, terpidana, atau pihak lain yang diketahui oleh penasihat atau pegawai terkait perkara sedang ditangani oleh KPK, kecuali dalam melaksanakan tugas. (AF/RL).*

 

aziz syamsuddin firli bahuri kapolda sumsel ketua kpk periode 2019-2023 komisi III DPR reaktor

Related Post

  1. author

    […] Dilaporkan Kompas TV, massa merupakan pendukung Revisi Undang-Undang KPK. Mereka mendatangi gedung lembaga antirasuah di Kuningan, Jakarta Selatan, dan mengucapkan selamat atas terpilihnya Firli Bahuri sebagai Ketua KPK yang baru. […]

Leave a reply