Indonesia Siap Kirim Pekerja Berketerampilan Khusus ke Jepang

79 views

Indonesia menjalin kerja sama dengan Jepang dalam penempatan pekerja  berketerampilan khusus atau Specified Skilled Worker (SSW) untuk mengisi di 14 sektor pekerjaan.

Jepang

Tokyo, Jepang (Pixabay)

Reaktor.co.id, Jakarta  — Pemerintah Indonesia siap mengirim pekerja yang memiliki keterampilan khusus (Specified Skilled Workers/SSW) untuk mengisi posisi di 14 sektor utama di Jepang, khususnya sektor kesehatan.

Hal itu dikemukakan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid, saat menghadiri Forum Bisnis Ketenagakerjaan di Matsuyama, Prefektur Ehime, Jepang, Senin (2/9/2019).

Saat bertemu dengan Gubernur Prefektur Ehime, Nusron menyampaikan kesiapan pemerintah Indonesia mengirim pekerja berketerampilan khusus ke Jepang.

“Diharapkan calon tenaga kerja dari Indonesia ini yang bisa mengisi jabatan-jabatan yang dibutuhkan oleh Jepang,” kata Nusron dalam siaran pers BNP2TKI, Selasa (3/9/2019).

Disebutkan, Indonesia saat ini memiliki 137.663 lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) yang tersebar di wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Jumlah pekerja berketerampilan khusus yang sudah mendaftar menjadi pekerja migran menurut data BNP2TKI sebanyak 13.920 orang.

Perinciannya, 1.914 orang mendaftar untuk pekerjaan perawat, 2.071 orang untuk pekerjaan asisten perawat, 2.611 orang untuk pekerjaan di rumah perawatan, 2.725 orang untuk pekerjaan bidang makanan dan minuman, 2.313 orang untuk pekerjaan pramusaji, serta 2.286 orang untuk pekerjaan pengurusan rumah.

​​​​​​​Jepang mengalami kekurangan tenaga kerja di beberapa sektor karena jumlah penduduk lanjut usianya terus meningkat, sementara penduduk usia produktif jumlahnya terus menurun.

 

Target 70 Ribu Pekerja Migran

Sebelumnya, saat penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) Indonesia-Jepang, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menargetkan bisa mengirim 70 ribu pekerja migran berketerampilan khusus ke Jepang atau 20 persen dari jumlah tenaga kerja asing yang dibutuhkan di Negeri Sakura itu.

“Lima tahun ke depan, kami targetkan dapat mengambil sekitar 20 persen atau 70 ribu orang dari 350 ribu tenaga kerja asing yang dibutuhkan Jepang,” kata Hanif dikutip laman resmi Kemnaker.

Hanif mengatakan kerja sama ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja Indonesia usia produktif di Jepang.

“Hingga Mei 2019, Indonesia telah memberangkatkan 81.302 orang peserta,” katanya.

Jepang memberikan kuota tenaga kerja sebanyak 345.150 pekerja per lima tahun bagi sembilan negara asing, termasuk Indonesia, untuk mengisi di 14 sektor pekerjaan.

Sejumlah sektor pekerjaan yang dibutuhkan Jepang saat ini antara lain perawat, manajemen kebersihan gedung, industri komponen mesin dan perkakas, teknisi mesin industri, industri listrik, elektronik, dan informasi.

Sektor lainnya yaitu industri konstruksi, industri pembuatan kapal dan industri mesin kapal, perbaikan dan pemeliharaan mobil industri penerbangan, industri perhotelan pertanian, perikanan dan akuakultur pembuatan makanan dan minuman serta industri makanan.

Kemampuan Bahasa

Kemampuan menguasai Bahasa Jepang menjadi salah satu syarat penting bagi pekerja migran Indonesia yang hendak bekerja di Jepang.

Menurut Hanif, terdapat dua syarat khusus yang perlu dipenuhi sebelum pekerja migran Indonesia masuk ke Jepang, yakni ujian keterampilan dan ujian kebahasaan.

Hal yang harus diatasi kedepan adalah upaya pendidikan Bahasa Jepang kepada para calon tenaga kerja. (RL).

 

Jepang Lowongan Kerja Jepang Pekerja Migran

Related Post

  1. author

    […] BACA JUGA: Indonesia Siap Kirim Pekerja Berketerampilan Khusus ke Jepang […]

  2. author
    haerul fahmi2 months agoReply

    Bagaimana saya bisa mendaftar untuk bekerja di jepang

Leave a reply