Indonesia Kirim 1,5 Juta Pekerja Migran Sejak 2014

54 views
Pekerja Migran Indonesia Hong Kong

Hong Kong, China – September 25, 2011: Crowd of indonesian immigrant workers on sunday at Victoria Park in Hong Kong. The indonesian and philippines community are the main immigrants in the city, mostly women that work as domestic helpers and other works with a limited permit. Sunday is their day off and they come together in many places of the city like Victoria park where mainly the indonesian gather. (Getty Images)

Reaktor.co.id, Jakarta — Sejak 2014 hingga 31 Mei 2019, Indonesia mengirimkan sebanyak 1.598.522 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke berbagai negara.  Rinciannya, PMI sektor formal 836.329 orang dan pekerja migran sektor informal sebanyak 762.193 orang.

“Tren penempatan PMI ke luar negeri terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan penghentian penempatan PMI pada pengguna perseorangan ke kawasan Timur Tengah. Tren pengaduan juga makin lama semakin menurun,” ungkap Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Senin 8 Juli 2019.

Nusron juga mengungkapkan, permintaan tenaga kerja oleh Jepang untuk tiga tahun ke depan (2019-2022) sebanyak 350.000 orang di 14 sektor.

“Untuk sektor kesehatan ada sekitar 60.000, dan Indonesia bersaing dengan negara-negara lain untuk memenuhinya,” katanya dirilis laman resmi BNP2TKI.

Jumlah pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri tercatat lebih dari 9 juta orang. Berdasarkan Laporan Pekerja Global Indonesia: Antara Peluang dan Risiko yang dirilis World Bank tahun 2017, dari 9 juta pekerja migran tersebut sekitar 32% bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau pengasuh anak, pekerja pertanian 19%, pekerja konstruksi 18%, pekerja pabrik 8%, perawat lansia 6%, pekerja toko/restoran/hotel, supir 2%, dan 0,5% pekerja kapal pesiar.*

 

BNP2TKI Pekerja Migran

Related Post

Leave a reply