Indonesia Dukung Konvensi Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja

104 views

Menaker Hanif Dhakiri

Reaktor.co.id — Pemerintah Indonesia mendukung pengesahan Konvensi dan Rekomendasi Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.

Kedua instrumen ketenagakerjaan internasional tersebut disahkan dalam Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC) di Jenewa, Swiss, Jumat, 21 Juni 2019.

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengatakan, pemerintah, organisasi pengusaha, dan serikat pekerja Indonesia sepakat mendukung pengesahan Konvensi dan Rekomendasi ILO mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.

“Hal ini merupakan wujud komitmen bersama untuk mendorong kerja layak bagi seluruh pekerja di Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (23/6/2019).

Hanif menjelaskan, konvensi dan rekomendasi ILO tersebut bertujuan menciptakan dunia kerja yang bebas dari segala bentuk tindak kekerasan dan pelecehan bagi semua orang, baik di tempat melakukan aktivitas kerja, perjalanan dari dan menuju tempat kerja, maupun dalam komunikasi terkait pekerjaan dengan menggunakan teknologi informasi.

Konvensi ILO mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja tersebut akan mulai berlaku setahun, setelah terdapat dua negara yang melakukan ratifikasi.

Konferensi ILO juga mengesahkan ‘Deklarasi 100 tahun International Labour Organization (ILO) untuk Kerja Masa Depan’ (ILO Centenary Declaration for the Future of Work).

“Semua negara beserta pekerja dan pengusaha diminta untuk memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan kerja masa depan,” kata Hanif.

Pengesahan Deklarasi 100 Tahun ILO merupakan puncak dari pertemuan ILC yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada 10-21 Juni 2019. ILC merupakan pertemuan yang dihadiri oleh wakil pemerintah, pekerja, dan pengusaha dari negara-negara anggota ILO. (R1/Kemnaker).*

 

Ketenagakerjaan Pekerja

Related Post

Leave a reply