Ikuti Jejak Andi Mallarangeng, Menpora Imam Nahrawi Tersangka Korupsi

122 views

Imam Nahrawi mengikuji jejak Menpora sebelumnya yang juga jadi tersangka korupsi. Politisi PKB ini juga menjadi menteri kedua era Pemerintahan Jokowi yang jadi tersangka korupsi setelah Idrus Marham.

Imam Nahrawi

Reaktor.co.id, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora. Imam dijerat dalam pengembangan kasus.

Penetapan Imam Nahrawi sebagai tersangka korupsi diumumkan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Kasus ini merupakan pengembangan kasus dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Pada kasus awal, KPK menjerat 5 tersangka, yaitu Ending Fuad Hamidy, Johnny E Awuy, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto.

Menurut Alexander Marwata,  Imam Nahrawi yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu diduga telah menerima uang sejumlah Rp 14,7 miliar. Selain itu, dalam rentang waktu 2016-2018, Imam juga meminta uang sejumlah total Rp 11,8 miliar.

“Sehingga total dugaan penerimaan Rp 26,5 miliar tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora,” kata Alex.

Imam Nahrawi disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Imam Nahrawi otomatis melepas jabatan Menpora. Menurut Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin, secara otomatis Imam Nahrawi harus mundur dari jabatan Menpora setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Iya secara otomatis [mundur sebagai menteri]. Diminta tidak diminta secara otomatis itu,” kata Ngabalin.

Dengan menjadi tersangka korupsi, Imam Nahrawi mengikuti jejak Menpora sebelumnya, Andi Mallarangeng, yang menjadi tersangka dan terpidana kasus korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, empat tahun lalu.

Andi Mallarangeng menjalani hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin. Andi‎ divonis 4 tahun penjara serta denda Rp200 juta oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada 2014.

Imam Nahrawi menjadi menteri kedua dalam kabinet pemerintahan Jokowi yang dijadikan tersangka oleh KPK. Menteri pertama yang jadi tersangka korupsi di era Jokowi adalah Idrus Marham yang saat itu menjabat Menteri Sosial.

Imam Nahrawi mengaku siap memberikan jawaban terkait kasus itu.

“Tentunya saya sebagai warga negara punya hak juga untuk memberikan jawaban yang sebenarnya agar proses hukum ini bisa berjalan dengan baik, dengan lancar,” katanya.

Imam mengatakan tuduhan itu harus dibuktikan di pengadilan. Dia menegaskan siap mengikuti proses hukum.

“Dan tentu pada saatnya itu harus kita buktikan bersama-sama karena saya tidak seperti yang dituduhkan, dan kita akan ikuti nanti seperti apa proses yang ada di pengadilan,” ujarnya.

Namun Imam menjelaskan asas praduga tak bersalah tetap harus dijunjung. Dia berharap kasus ini tidak ada muatan politis. (detik.com/cnnindonesia.com/okezone.com).*

 

Imam Nahrawi Korupsi KPK

Related Post

Leave a reply