I Hate Monday! Mengapa Pekerja Benci Hari Senin?

118 views

I don’t like Monday atau I hate mondays (saya benci hari Senin) adalah ungkapan populer di kalangan pekerja usai melewati hari Minggu. Mengapa benci Senin? Berikut ini sejarah dan penjelasnnya.

i hate monday benci senin

Reaktor.co.id — Senin adalah hari kedua dalam satu pekan. Kata “Senin” diambil dari bahasa Arab, itsnain,  yang berarti “dua”. Hari pertamanya adalah Minggu atau Ahad. Kata “Ahad” diambil dari bahasa Arab juga, ahad, yang berarti “satu”.

Nama lain untuk hari ini adalah Soma. Diambil dari bahasa Sanskerta dan berarti “bulan”, mirip dengan pengertian dalam bahasa-bahasa di Eropa, month.

Hari Senin identik dengan hari pertama masuk kerja setelah libur di hari Minggu.

Pekerja, buruh, atau karyawan setelah “keenakan berlibur” di akhir pekan, pada hari Senin sudah harus kembali bekerja dan berurusan lagi dengan segala beban dan masalah yang ada di kantor. Dari sinilah muncul ungkapan “i don’t like monday” (saya tidak suka Senin) atau ‘i hate monday” (saya benci Senin).

Istilah I hate Monday disebut juga Monday disease atau virus Senin. Akun Facebook Loacker pernah menuliskan, istilah I hate Monday kali pertama dicetuskan oleh para pekerja penyortir bulu domba (wool) yang terserang asma di hari Senin setelah libur akhir pekan.

Asma itu muncul diduga dari bulu domba tersebut, oleh sebab itulah mereka sangat membenci hari Senin lalu sering mengucapkan “I hate Monday”.

Sumber lain menyebutkan, istilah itu berawal dari tragedi seorang pelajar San Diego, Amerika Serikat, bernama Brenda Ann Spencer, berusia 16 tahun. Spencer melakukan penembakan di sekolahnya pada 29 Januari 1979.

Dikenal sebagai gadis baik dan “kutu buku”, Brenda justru nekad menembaki teman-temannya di sekolahnya. Dikabarkan, satu pelajar tewas dan sembilan pelajar lainnya terluka dalam insiden ini.

Ketika ditanya apa alasan dan motifnya melakukan tindakan sadis tersebut, dia hanya menjawab “I hate Monday”, merujuk pada lagu band The Boomtown Rats yang berjudul I Don’t Like Mondays. Lagu itu sangat populer saat peristiwa tersebut terjadi. Akibat kejadian ini ia didakwa hukuman penjara 14 tahun.

Penyebab “I hate monday”

Ungkapan “I hate monday” kini populer di kalangan pekerja atau karyawan. Rupanya, dilansir laman Tech, sains atau ilmu pengetahuan dapat menjelaskan mengapa pekerja benci Senin.

1. Perubahan pola tidur di akhir pekan

Perubahan waktu tidur, walau hanya satu jam, dinilai bisa mengganggu siklus dalam tubuh. Kebanyakan orang tidak menyadari hal ini dan memutuskan untuk “tidur sepanjang hari” kala akhir pekan demi mengganti waktu tidur yang hilang selama hari kerja.

Menurut para ilmuwan, mengambil jam tidur ekstra di akhir pekan hanya akan membuat Anda lebih lelah sehingga Anda kesulitan untuk bangun pagi pada hari Senin. Bagaimanapun, utang tidur tak akan bisa tergantikan. Cara untuk menggantinya adalah tidur yang cukup dalam beberapa malam ke depan.

2. Kenyamanan sosialisasi

Manusia adalah makhluk sosial dan merasa senang jika merasa nyaman dan aman di lingkungannya. Sering kali, lingkungan di rumah terasa lebih nyaman dan aman ketimbang di kantor. Akbatnya, rasa enggan untuk kembali bekerja pada hari Senin pun muncul.

Menurut para ilmuwan, “kita perlu memastikan tempat kita di lingkungan kerja kita aman.” Kopi dan obrolan itu adalah bagian penting dari hari Senin Anda, jadi tetaplah pada itu atau Anda akan merasakan segala macam tidak pada tempatnya.

3. Pergantian waktu

Walau semua hari kerja umumnya sama-sama menegangkan, tetapi ketika ilmuwan meminta orang untuk mengingat hari yang terburuk, mereka selalu mengatakan hari Senin.

Ini mengacu pada fakta pergeseran emosional yang cukup besar dari hari Minggu (akhir pekan) ke hari Senin (hari kerja). Jadi, tidak peduli apa pun itu, Senin akan selalu tampak seperti hari yang paling buruk dalam seminggu.

4. Tubuh kurang sehat.

Para ilmuwan telah menemukan, orang-orang yang bahkan gemar berolahraga dan melakukan diet sehat akan mengalami sedikit penurunan kesehatan di awal minggu, seperti tekanan darah yang lebih tinggi. Bahkan, Senin juga menjadi hari yang paling umum untuk menderita serangan jantung dan stroke.

5. Anda tak menyukai pekerjaan

Menurut sebuah studi, 70 persen orang membenci atau tidak benar-benar menikmati pekerjaan mereka. Ini meningkatkan terjadinya “Monday Blues”, yaitu perasaan depresi dan kecemasan yang dimulai pada Minggu malam, yang mengarah pada hari Senin yang kurang produktif.

Itu menjadi alasan 37 persen perusahaan menetapkan untuk melakukan rapat dan deadline pada hari Selasa atau hari lainnya.

i hate monday

Cara Mengatasi ‘I hate Monday”

Cara mengatasi benci Senin menurut laman Inc antara lain jangan tidur larut malam. Atur waktu agar bisa di rumah sebelum tengah malam sehingga ada waktu cukup untuk istirahat dan siap kembali bekerja mulai Senin.

Kegagalan untuk mempersiapkan diri berarti Anda bersiap untuk gagal. Siapkan diri untuk kembali bekerja.

Namun, jika penyebab benci Senin adalah “tidak menyukai pekerjaan”, maka Anda akan benci seluruh hari kerja dan hanya menyukai hari libur.*

 

Benci Senin I Hate Monday Pekerja

Related Post

Leave a reply