Hengkang dari Indonesia, General Motors PHK Pekerja

36 views
General Motors Resmi Setop Jualan Chevrolet di Indonesia

General Motors Resmi Setop Jualan Chevrolet di Indonesia

Reaktor.co.id, Jakarta — Salah satu pabrikan asal Amerika Serikat (AS), General Motors (GM) berencana untuk menghentikan penjualan Chevrolet di pasar domestik Indonesia pada akhir Maret 2020. Puluhan karyawan GM terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Di Indonesia, General Motors menjual sejumlah model kendaraan seperti Chevrolet Trax, Trailblazer, Spark, dan Colorado.

Menurut Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika, keputusan GM ini disebut karena persoalan bisnis. Setidaknya ada 20 tenaga kerja GM di Indonesia akan terkena PHK.

“Segmen pasarnya sangat terbatas untuk menjalankan bisnisnya di Indonesia dengan karyawan sebanyak 20 orang,” kata Putu.

Putu mengatakan, segmen pasar GM di Indonesia memang terbatas dan belum mampu mendapatkan pasar yang sesuai untuk menjalankan bisnisnya.

“Mereka lapor tadi pagi dan mereka mengapresiasi kebijakan pengembangan otomotif Indonesia. Namun karena terkait dengan masalah bisnis dan belum mampu untuk mendapatkan pasar yang sesuai untuk menjalankan bisnisnya, sementara waktu mereka menghentikan bisnis penjualan di Indonesia,” jelas Putu.

President GM Asia Tenggara, Hector Villarreal, dalam keterangan resminya mengatakan, GM akan memberikan pesangon yang sesuai dalam proses peralihan ini.

“Kami juga berkomitmen untuk membantu para pihak dalam proses peralihan ini,” kata Hector Villarreal.

Ia mengatakan, keputusan menghentikan penjualan kendaraan di Indonesia diambil setelah melalui serangkaian pertimbangan yang menyeluruh dari berbagai rencana bisnis yang memungkinkan bagi GM Indonesia, di masa yang akan datang. Selain itu, keputusan ini bagian dari kebijakan GM secara global.

Penjualan Menurun

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan, penjualan otomotif dalam negeri hingga sembilan bulan pertama tahun ini mengalami kontraksi seiring dengan penurunan daya beli.

Gaikindo mencatat, penjualan mobil nasional hingga September 2019, sebanyak 753.594 unit, turun 12% dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 856.559 unit kendaraan.

Penurunan penjualan dialami oleh hampir seluruh merek kendaraan. Tiga penguasa pangsa pasar terbesar, yakni Toyota, Daihatsu, dan Mitsubishi mencataat penurunan penjualan masing-masing sebesar 6,2%, 10,2% dan 19,7% hingga kuartal III 2019.

Ketua Umum Gaikindo, Jongki Sugiarto menyatakan, penurunan penjualan kendaraan hingga kuartal III 2019 dikarenakan Pemilihan Umum (Pemilu) dan penurunan daya beli.

Menurutnya, penyelenggaraan proses pemilu pada pertengahan tahun ini membuat masyarakat menunda pembelian kendaraan.

Di sisi lain, harga komoditas yang belum menunjukkan perbaikan dan pembangunan infrastruktur yang melandai turut disinyalir menjadi penyebab turunnya penjualan. (cnbc/cnn).*

 

General Motors Industri Mobil PHK

Related Post

Leave a reply