Google Hapus Aplikasi Stalkerware, Termasuk Aplikasi Mata-Mata Karyawan

163 views

Aplikasi Mata-Mata Pekerja

Reaktor.co.id — Google baru-baru ini menghapus beberapa aplikasi dari Google Play Store, setelah mendapati aplikasi itu melanggar persyaratan layanan Play Store. Salah satunya aplikasi untuk memata-matai pekerja atau karyawan (Employee Work Spy Apps).

Aplikasi-aplikasi yang dihapus itu dapat digunakan sebagai stalkerware atau kegiatan mata-mata. Jika Anda sudah menginstal aplikasi terlarang itu di HP Android Anda, sekarang saat yang tepat untuk menghapusnya.

Aplikasi ini sering menampilkan diri sebagai alat pelacakan “normal” —untuk aktivitas karyawan di ponsel perusahaan atau keberadaan anak-anak, tetapi juga dapat digunakan untuk memata-matai pasangan atau teman.

Apliksi mata-mata ini ditemukan perusahaan keamanan Avast di Play Store dan dilaporkan. Aplikasi tersebut pun sudah dihapus oleh Google. Semua aplikasi tersebut diduga dibuat oleh developer asal Rusia.

“Aplikasi semacam ini sangat tak etis dan menjadi masalah problematik bagi privasi orang dan seharusnya tak ada di Google Play Store. Mereka mempromosikan perilaku kriminal dan (aplikasi ini) bisa disalahgunakan oleh pemimpin perusahaan, stalker, atau pasangan yang berperilaku buruk untuk memata-matai korbannya,” tulis Nikolaos Chrysaidos, head of mobile threat intelligence and security Avast.

“Kami mengklasifikasikan aplikasi semacam ini menjadi stalkerware, dan dengan menggunakan apklab.io kami bisa mengidentifikasi aplikasi semacam ini dengan cepat, lalu berkolaborasi dengan Google untuk menghapus aplikasi tersebut,” tambahnya.

Aplikasi Spy Tracker dan SMS Tracker, misalnya, bisa digunakan untuk memata-matai orang lain, dalam hal ini bisa anaknya, pegawai, atau lainnya. Mereka memantau lokasi target, mengumpulkan daftar kontaknya, SMS serta call history.

Dilansir Life Hacker, aplikasi ini bertentangan dengan kebijakan Google untuk aplikasi yang didistribusikan melalui Google Play:

“Aplikasi Surveillance dan Spyware Komersial secara eksplisit dilarang di Google Play. Hanya aplikasi yang mematuhi kebijakan yang secara eksklusif dirancang dan dipasarkan untuk pemantauan orang tua (termasuk keluarga) atau manajemen perusahaan yang dapat mendistribusikan di Store dengan fitur pelacakan dan pelaporan, asalkan mereka sepenuhnya mematuhi persyaratan yang dijelaskan di bawah ini. “

Sebagai bagian dari persyaratan ini, aplikasi pelacakan harus dengan jelas menunjukkan bahwa mereka aktif dan tidak dapat menyesatkan pengguna tentang tujuan mereka.

Dengan kata lain, aplikasi yang mencoba bersembunyi di perangkat pengguna dan mengirim data lokasi mereka ke orang lain adalah hal yang tidak perlu.

Ketujuh aplikasi stalkerware yang sudah dihapus Google adalah sebagai berikut:

  1. Track Employees Check Work Phone Online Spy Free
  2. Spy Kids Tracker
  3. Phone Cell Tracker
  4. Mobile Tracking
  5. Spy Tracker
  6. SMS Tracker
  7. Employee Work Spy

Jika Anda sudah mengunduh dan memasangnya di Ponsel Android, segera hapus aplikasi ilegal atau terlarang tersebut!

Tips Menghindari Mata-Mata Bos

Menurut Wall Street Journal, sejumlah perusahaan memiliki cara baru untuk memata-matai karyawannya, bahkan kegiatan harian melalui ponsel mereka bisa dilacak. Data pribadi yang disimpan di tempak kerja pun bisa dipantau.

Apa yang harus Anda lakukan jika Anda ingin menyimpan data pribadi Anda di tempat kerja? Berikut ini beberapa kiat dari pakar privasi.

1. Pertahankan perangkat yang terpisah.

Gunakan hanya telepon dan laptop yang dikeluarkan oleh perusahaan Anda untuk bekerja dan simpan telepon dan komputer yang terpisah untuk penggunaan pribadi.

2. Hindari menghubungkan perangkat pribadi Anda dengan jaringan Wi-Fi perusahaan.

“Perusahaan secara rutin mencatat aktivitas jaringan untuk melindungi kepentingan bisnis, dan sebagian besar kebijakan menjelaskan bahwa tidak ada harapan privasi peralatan perusahaan,” kata Marc Rotenberg, direktur eksekutif Washington , Pusat Informasi Privasi Elektronik nirlaba yang berbasis di DC.

3. Berhati-hatilah dengan apa yang Anda bagikan di resume Anda.

Konsultan privasi Michael Bazzell memberi tahu klien untuk mengantisipasi bahwa setiap informasi pribadi yang dibagikan selama proses rekrutmen dapat menjadi publik melalui pelanggaran data.

Dia merekomendasikan untuk menggunakan Google Voice atau nomor telepon panggilan berbasis internet daripada nomor ponsel Anda, dan alamat penerima surat komersial.

4. Gunakan pemblokir data USB.

Perangkat ini terlihat seperti thumb drive dan duduk di antara smartphone dan kabel atau dok pengisi daya. Mereka melindungi data ponsel cerdas agar tidak ditransfer ke stasiun pengisian daya publik, mobil sewaan atau komputer milik perusahaan.

5. Hindari membocorkan informasi.

Jangan mempublikasikan informasi tentang kehidupan pribadi Anda di akun media sosial publik seperti profil Facebook dan Twitter, yang dapat ditambang karena berpotensi merusak informasi oleh majikan Anda atau perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan.*

 

Aplikasi Aplikasi Mata-Mata Pekerja Google

Related Post

Leave a reply