Gempa M 6,9 Banten: 4 Meninggal, 4 Luka, 223 Rumah Rusak

43 views
korban gempa banten

Konferensi Pers Korban Gempa Banten (Foto: BNPB)

Reakto.co.id, Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis dampak gempa Banten dengan magnitudo M 6,9 yang terjadi pada Jumat (2/8/2019), pukul 19.03 WIB.

Dilansir laman resmi BNPB, empat orang meninggal dunia, dengan rincian dua di Kabupaten Lebak dan dua lainnya di Kabupaten Sukabumi.

Dua orang meninggal di Kabupaten Lebak atas nama Rasinah (48). Ia meninggal karena serangan jantung. Korban lain yaitu Salam (95) yang meninggal akibat kelelahan ketika dievakuasi.

Korban meninggal di Kabupaten Sukabumi atas nama H. Ajay (58) dari Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok dan Ruyani (35) dari Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran.

Selain korban meninggal, gempa berdampak pada 4 orang luka-luka dengan rincian 1 di Kabupaten Sukabumi dan 3 lainnya di Kabupaten Pandeglang.

Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, menyebutkan, BNPB mencatat, hingga Sabtu (3/8/2019) total rumah rusak berjumlah 223 unit, dengan rincian 13 rusak berat (RB), 32 rusak sedang (RS) dan sisanya rusak ringan (RR).

Kerusakan rumah di Provinsi Jawa Barat berjumlah 13 unit RB, 30 RS, 62 RR. Kerusakan tersebut tersebar kabupaten/kota berikut ini, Kota Bogor (1 unit RR), Kabupaten Cianjur (6 RB, 2 RS, 13 RR), Kabupaten Sukabumi (6 RB, 22 RS, 43 RR), Kabupaten Bandung (2 RS), Kabupaten Bandung Barat (1 RB, 1 RS, 4 RR) dan Kabupaten Garut (3 RS, 1 RR).

Kerusakan di Provinsi Banten, rumah rusak dengan kategori berbeda tersebar di Kabupaten Lebak (4 RB, 29 RR), Kabupaten Pandeglang (81 RR), Kabupaten Serang (1 RS, 3 RR) dan Kota Cilegon (3 RR). Total kerusakan rumah di provinsi ini yaitu 2 RS dan 116 RR.

Kerusakan akibat gempa Banten juga terjadi pada fasilitas umum, seperti tempat ibadah, kantor dan fasilitas pendidikan.

Kerusakan di Kabupaten Pandeglang mencakup 1 masjid RR dan 1 kantor desa RR, Kabupaten Cilegon 1 masjid RR, Kabupaten Sukabumi 1 masjid RR, 1 majelis Ta’lim dan 1 pondok pesantren RR. Kerusakan fasilitas lain terdapat di Serang yaitu 1 pondok pesantren RR, dan 1 bangunan tempat penggilingan padai RR.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa dengan M 6,9 terjadi pada pukul 19.03 WIB dengan kedalaman 48 km. Posisi gempa berada pada 164 km barat daya Pandeglang, Banten. BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami pada Jumat (2/8), pukul 2.35 WIB atau 2 jam 32 menit pascagempa.*

 

Gempa Gempa Banten gempa bumi

Related Post

Leave a reply