Garda Indonesia: Pengemudi Ojek Online Bukan Buruh

55 views

Ojek online

Reaktor.co.id, Jakarta — Driver atau pengemuji ojek online (ojol) bukan buruh. Karenanya, pengemudi ojek online tidak terlibat dalam aksi demonstrasi buruh.

Asosiasi pengemudi ojek online, Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, menyatakan, pengemudi ojek online bukan buruh, melainkan mitra perusahaan.

“Ojek online adalah bukan pekerja penerima upah dari perusahaan, profesi ojek online dengan perusahaan merupakan kemitraan, bukan hubungan pemberi kerja dengan pekerja,” kata Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia, Igun Wicaksono, dalam rilisnya, Rabu (2/10/2019).

Igun menilai, perbedaan posisi antara buruh dan mitra ini berdampak pada perbedaan tuntutan. Dia menilai, Garda memiliki agenda tersendiri yang berbeda dengan serikat pekerja.

Salah satu agenda Garda yaitu menuntut revisi undang-undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

“Agar moda transportasi ojek online resmi diundang-undangkan sebagai bagian dari moda transportasi umum,” katanya dikutip iNews.id.

Menurut Igun, revisi atas UU 22/2009 penting agar negara bisa mengeluarkan regulasi yang kuat untuk melindungi hak dan kesejahteraan mitra pengemudi ojek online. Dia berharap, DPR periode 2019-2024 bisa segera memasukkan revisi UU tersebut dalam program legislasi nasional (prolegnas).

Baca Juga: Daftar Transportasi Online di Indonesia

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial dan pesan berantai WhatsApp berisi ajakan demo bagi pengemudi ojek online untuk menolak RUU KUHP.

Dalam ajakan itu demo akan dilaksanakan hari ini di depan Gedung DPR RI. Igun menyatakan, seluruh aliansi dan komunitas ojek online di bawah Garda tidak turut melakukan aksi unjuk rasa tersebut.

“Itu memang ada beredar di grup-grup soal demo di DPR. Kami tegaskan nggak ada (demo). Garda nggak melakukan demo,” ujarnya.

“Maka kami dan Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia telah menginstruksikan bahwa seluruh aliansi aliansi dan komunitas-komunitas ojek online yang tergabung dengan GARDA Indonesi tidak turut serta dalam aksi demonstrasi massa di DPR RI pada hari Jumat 27 September 2019,” kata Igun melalui keterangan tertulisnya.

Igun mengimbau, kepada seluruh rekan-rekan ojek online agar melakukan aktivitas seperti biasa untuk mencari nafkah bagi keluarga.*

 

Buruh Ojek Online Pekerja

Related Post

Leave a reply