FSP LEM SPSI Surabaya Terjunkan 2 Tim Bapor di GJPMS 2019

115 views

FSP LEM SPSI Surabaya Terjunkan 2 Tim Bapor di GJPMS 2019

Reaktor.co.id, Surabaya — Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSP LEM SPSI) Kota Surabaya menerjunkan dua tim pada perhelatan Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto Surabaya (GJPMS) 2019.

Anggota tim terdiri dari anggota Barisan Pelopor (BAPOR) LEM dibantu pengurus DPC LEM kota Surabaya yang telah terpilih melalui seleksi sejak September.

BAPOR LEM adalah satuan tugas organisasi internal SP LEM SPSI. Anggotanya sudah lulus Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) yang di mentori langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSP LEM SPSI yang dipimpin Panglima Koordinator Nasional (Pangkornas) M. Sidarta.

Secara fisik dan mental, Bapor LEM sesuai dengan kegiatan gerak jalan ini. Walaupun begitu, seleksi ketat dan latihan keras tetap harus dilalui, mengingat kegiatan ini membutuhkan kualitas jasmani dan mental yang prima, serta biaya yang cukup besar.

Dengan di dampingi Ketua DPC LEM Surabaya Muaji Santoso, pelatih Priyo Purwanto beserta pengurus, rombongan tim di berangkatkan menuju lapangan R. Wijaya Surodinawan Mojokerto, sebagai tempat mulai GJPMS 2019.

Sesuai jadwal lomba gerak jalan berlangsung selama dua hari Sabtu-Ahad 16-17 Nopember 2019, dengan waktu start jam 15.00 WIB dengan perkiraan sampai finish di kantor Pemprov Jatim Surabaya Ahad pagi, dengan total jarak 55 km.

Dalam sambutan pelepasan peserta, Muaji Santoso mengatakan kegiatan ini adalah perwujudan menghargai perjuangan dan jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Kita membawa nama baik organisasi, untuk itu saya bepesan agar dapat menjaga sikap, dan semua yang di dapat selama latihan agar di terapkan sehingga bisa sampai finish dengan selamat,” lanjut Muaji yang juga meerangkap Panglima Koordinator Daerah Bapor LEM Jawa Timur.

Pelatih Priyo Purwanto mengatakan, Bapor identik dengan pasukan, makanya jiwa raganya harus sesuai pasukan.

“Kegiatan ini sebagai uji nyali, dan menumbuhkan kebersamaan diantara personil Bapor LEM Surabaya. Budal seger muleh waras (berangkat bugar, pulang sehat)” lanjut Priyo Purwanto yang juga sebagai Wapangkorcab (Wakil Panglima Koordinator Cabang) Bapor LEM Surabaya.

FSP LEM SPSI Surabaya Terjunkan 2 Tim Bapor di GJPMS 2019

Dilansir dari Liputan6.com, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar gerak jalan perjuangan dalam peringati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November. Gerak jalan ini dimulai dari Mojokerto dan berakhir di Surabaya, Jawa Timur.

Gerak jalan ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat mulai dari pemuda hingga veteran berusia lanjut dari kalangan manapun, pelajar, PNS, pegawai swasta hingga masyarakat umum.

Selain itu juga terdapat sejumlah kelompok dan perkumpulan komunitas hobi. Peserta terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok perorangan dan beregu. Demikian mengutip dari buku Surabaya Punya Cerita Vol.1 karya Dhahana Adi

Sejarah pelaksanaan gerak jalan ini diawali pada 1955-1958 dengan rute dari Pandaan-Surabaya diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur untuk peringati pertahanan sektor selatan Sungai Brantas yang dikenal dengan Batalyon Cipto dan Abdullah.

Kemdian, pada 1959-1964, rute dialihkan ke Mojokerto-Surabaya untuk memperingati pertahanan sektor barat yang dikenal dengan Batalyon Laskar Hisbullah, Tentara Pelajar, Polisti Istimewa, Batalyon Mansjur, Sholikin dan Munasir, Djarot Subiantoro yang dikenang dengan monument Mayangkara di Wonokromo.

Namun, perjalanan program satu ini tak selamanya berjalan mulus. Pada 1965-1967, gerak jalan ini ditiadakan karena pada saat itu terjadi G30SPKI. Pada 1968-1996, kegiatan ini dimunculkan kembali dan diselenggarakan oleh KONI Jawa Timur (1968-1973). Kemudian dikelola oleh Pemprov Jawa Timur pada 1974-1997.

Pada 1998-2005, gerak jalan Mojokerto-Surabaya ditiadakan lagi karena sedang terjadi reformasi, situasi politik dan ekonomi sedang dalam keadaan labil.

Selanjutnya pada 2006 hingga kini gerak jalan Mojokerto-Surabaya kembali dilaksanakan. Pelaksanaannya kali ini dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur yang dikenal dengan Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto-Surabaya.

Rute perjalanan ini dimulai dari lapangan R. Wijaya Surodinawan melalui Jalan Mojopahit, Bhayangkara, Gajah Mada, Raya Ajinomoto, pabrik kertas Tjiwi Kimia, Krian, sepanjang karang pilang.

Selain itu, Jalan Gunung Sari, Terminal Joyoboyo, Kebun Binatang Wonokromo, Jalan Diponegoro, Pasar Kembang, Kedungdoro, Bubutan, Pahlawan dan memutar ke Jalan Kebonrojo untuk mencapai finish di depan Kantor Gubernur Pemprov Jatim.

Kegiatan ini lebih dari sekadar gerak jalan. Gerak jalan ini mengajak merefleksikan kembali bagaimana perjuangan para pendahulu bangsa untuk mempertahan kemerdekaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi hiburan alternatif untuk menyambut Hari Pahlawan. (Kasiyanto/Bapor Media. Foto: Freddy).

 

BAPOR FSP LEM SPSI Surabaya GJPMS Surabaya

Related Post

Leave a reply