Esemka Mirip Mobil China Changan, Tagar #ChanganJiplakEsemka Trending

139 views

esemka-changan

Reaktor.co.id — Mobil produksi dalam negeri, Esemka, resmi diluncurkan, Jumat (6/9/2019), bersamaan dengan peresmian pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah.

Belum genap 24 jam setelah peluncuran, Esemka diguncang isu plagiarisme. Warganet di media sosial Twitter meramaikan tagar #ChanganJiplakEsemka setelah diketahui desain mobil Esemka Bima sangat mirip dengan mobil buatan China, Changan Star Truck.

Meski tagarnya “Changan Jiplak Esemka”, namun kebanyakan cuitan berisi Esemka-lah yang menjiplak Changan, bahkan muncul tudingan Esemka sebenarnya Changan yang diklaim produk dalam negeri.

Tagar #ChanganJiplakEsemka memuncaki daftar Trending Topic di Indonesia, Sabtu (7/9/2019).

Selain #ChanganJiplakEsemka, trending pula #AsemkaMobilAsingRasaJae.

Netizen menilai penampakan dari Esemka Pick Up Bima terlihat mirip dengan Changan Star Truk, yang diproduksi oleh Changan asal China.

“Kembar Identik..EsEmKa Vs Changan Star Truck,” ujar @KdEzone.

“Menggunakan komponen yang didatangkan dari China, pabrik Esemka hanya menjadi tempat perakitan mobil,” tulis @Gerindra.

Gerindra menyebut, Pabrik di Boyolali digunakan untuk merakit komponen bodi dan interior. Sedangkan mesin sudah terpasang pada rangka pada saat diimpor.

“Mobil Esemka tersebut hanya berstandar Euro 2. Jadi empat di antaranya yang bermesin bensin dipastikan tidak bisa diproduksi massal karena berstandar Euro 2. Sebab, sejak 7 Oktober 2018, semua mobil baru bermesin bahan bakar bensin wajib berstandar Euro 4,” demikian cuitan lain akun @Gerindra.

Mobil Esemka Bima 1.2 dan Bima 1.3 yang resmi diluncurkan bertipe mobil pikap. Diharapkan, mobil ini dapat membantu menggerakkan perekonomian daerah dengan haga tak lebih dari Rp150 juta.

Sebelumnya, saat pabrik Esemka selesai dibangun dan mulai ada aktivitas, memang juga sudah timbul rumor bahwa Esemka hanya mendatangkan mobil dari China dan mengganti emblemnya dengan Esemka.

Hal ini lantaran adanya beberapa model Esemka yang dari segi desain dan bentuk serupa dengan mobil-mobil asal China.

Kabar soal mengganti emblem juga ditegaskan kembali oleh Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi Joko Sutrisno.

Menurut Joko, persepsi yang timbul beberapa waktu lalu mengenai Esemka adalah mobil China cukup ekstrem.

Namun, Joko mengakui memang ada beberapa mobil dari luar yang menjadi inspirasi untuk dijadikan model produksi Esemka di Indonesia. Tapi bukan berarti benar-benar diterapkan serupa dengan produk yang sudah ada.

“Bila hanya mau ganti emblem, buat apa kami sampai bangun pabrik dan menyediakan semua fasilitas untuk produksi. Jadi memang ada inspirasi yang kita tiru, tapi kita juga kembangkan lagi,” jelasnya.

“Artinya, di situ kita juga ikut memproduksi dan ada transfer teknologi,” ucap Joko dikutip dari Tribun Solo. (RL).*

 

Changan Esemka Mobil Nasional

Related Post

Leave a reply