Dua Kelompok Demonstran Gelar Aksi di DPR dan KPK

127 views
Gerakan 20 September

Massa Gerakan 20 September (Twitter)

Reaktor.co.id, Jakarta — Dua kelompok pengunjuk rasa menggelar aksi di dua tempat berbeda, Jumat (20/9/2019), yakni di depan Gedung DPR dan di depan Gedung KPK.

Massa dari “Gerakan 20 September” yang menolak revisi UU KPK beraksi di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Mereka juga menolak Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS).

“Kami hadir hari ini melakukan 2 tuntutan. Yang pertama, penolakan kita terhadap RUU PKS dan yang kedua kita menolak tentang revisi Undang-Undang No 30 tentang KPK,” kata korlap aksi, Jalih Pitoeng.

Di sisi yang lain, belasan orang yang mayoritas adalah laki-laki juga melakukan aksi unjuk rasa tandingan untuk mendukung revisi undang-undang KPK.

massa demo jaket almamater tanpa kampus

Belasan orang yang menggunakan jas bewarna-warni tanpa atribut kampus ini menempati lokasi di seberang depan gedung DPR RI yang merupakan lokasi unjuk rasa gerakan 20 September.

Mereka juga melakukan orasi untuk mendukung pengesahan revisi UU KPK. Mereka menamakan diri Aliansi Pemuda Mahasiswa Indonesia (Apmara).

Kelompok ini sebelumnya juga turun ke jalan guna mendukung revisi UU KPK. Belakangan terungkap, mereka bukan mahasiswa. Meski menggunakan jaket ala mahasiswa, jaket mereka tanpa atribut kampus mana pun.

Demo di KPK

Satu kelompok lagi beratribut Persatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII). Mereka berdemo di depan Gedung KPK untuk mendukung revisi UU KPK dan meminta pimpinan KPK yang sekarang mengundurkan diri.

Aksi mereka diwarnai kericuhan. Polisi membubarkan massa yang beratribut PMII tersebut. Massa awalnya melemparkan telur ke gedung KPK.

Massa PMII Dukung Revisi KPK

Pendemo kemudian membakar ban di depan gedung KPK. Polisi yang berjaga memadamkan kobaran api dari ban yang dibakar.

Sempat saling dorong dengan aparat, massa kemudian dipukul mundur. Massa menjauh dari gedung KPK.

Demo di KPK digelar oleh massa PMII untuk memprotes kinerja lembaga antirasuah itu. Massa aksi PB PMII tiba di Gedung Merah Putih sekitar pukul 16.25 WIB.

Dengan jaket biru dan atribut bendera PMII, mereka mendesak agar Pimpinan KPK era Agus Rahardjo mundur dari jabatannya.

Koordinator Aksi Nasional PMII Muhammad Syarif Hidayatullah mengungkapkan alasan pihaknya melaksanakan demonstrasi.

Ia menyebutkan, KPK saat ini disusupi oleh kelompok yang ingin bermain politik. Kelompok yang dia maksud adalah Wadah Pegawai KPK yang senantiasa membangun narasi publik bahwa DPR dan Pemerintah berupaya melemahkan kinerja KPK dengan Revisi Undang-undang KPK. (detik.com/cnnindonesia.com).*

 

Aksi Demonstrasi Gerakan 20 September Massa PMII Revisi KPK

Related Post

Leave a reply