DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara Gelar Pendidikan PUK

108 views

Foto bersama peserta, ketua DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara serta M. Farid SH, MH

Reaktor.co.id, Bogor — Sebanyak 19 PUK (Pimpinan Unit Kerja) yang bernaung dalam DPC FSP LEM SPSI Kota Administratif Jakarta Utara mengikuti kegiatan ‘Pendidikan PUK SP LEM SPSI Se-Jakarta Utara’, yang berlangsung di Athalia Resort Cipayung Bogor, Jawa Barat, selama dua hari (3-4 September 2019).

Kegiatan yang mengambil tema “PUK sebagai Garda Terdepan Menuju Kesejahteraan Anggota” itu diisi dengan pembekalan materi penguatan organisasi dan teknik negoisasi pada hari pertama. Pada hari kedua, seluruh peserta menjalani kegiatan outbound.

Dalam sambutannya, ketua DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara, Sutono, menyampaikan bahwa untuk melihat organisasi yang kuat maka harus ada orang (Sumber Daya Manusia/SDM)-nya, ada program kerjanya, serta ada dukungan dananya.

Ketua DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara, Sutono

“Ketiga aspek tersebut harus terhimpun di dalam sebuah organisasi agar menjadi kuat. Jika salah satu dari ketiga aspek itu tidak terpenuhi, maka organisasi pun menjadi tidak kuat. Besar mungkin tetapi kuat belum tentu,” ujar Sutono.

Sutono menegaskan, yang menjadi musuh-musuh serikat pekerja adalah Ketidakadilan, Kecurangan, dan Diskriminasi.

Sekretaris DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara), Dadan Muldan

“Selama itu masih ada artinya perjuangan harus kita upayakan, kita perjuangan,” cetus Sutono.

Sekretaris Jenderal DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara, Dadan Muldan menyampaikan materi pertama tentang penguatan organisasi. Pengurus Bidang Sosial Ekonomi DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara, Utsman dan Beni yang juga ketua Koperasi DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara, juga berkesempatan menyampaikan materi kedua mengenai pentingnya peran koperasi bagi pekerja.

Beni, ketua Koperasi DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara

Materi ketiga diisi oleh Mohammad Farid, SH,MH, seorang advokad. Farid menjelaskan materi tentang teknik negoisasi.

Dipaparkan, Serikat Pekerja/Buruh filosofinya adalah perjuangan menuju kesejahteraan. Dalam hubungan kerja, untuk pekerja dipakai UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan). Adapaun bagi perusahaan dipakai ketentuan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT).

Advokat Mohammad Farid SH., MH

“Pengurus PUK harus tahu dan paham juga mengenai UU No. 40/2007,” ungkap Farid.

Banyak wawasan pengetahuan baru yang diperoleh peserta dari materi-materi yang dipaparkan pemateri.

Peserta mengikuti tantangan outbound ( Pangkorda Bapor LEM DKI Jakarta)

Hari kedua diisi dengan kegiatan outbound mulai dari permainan kelompok hingga memecahkan tantangan secara berkelompok sehingga diharapkan team work dapat ditanamkan antarpeserta. (AF/Harry Prazt)*

DPC FSP LEM SPSI Jakarta Utara pendidikan PUK reaktor

Related Post

Leave a reply