Dicopot dari Dirut TVRI, Helmy Yahya Melawan

151 views

Helmy Yahya TVRI

Reaktor.co.id, Jakarta — Helmy Yahya dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (Dirut  TVRI) oleh Dewan Pengawas TVRI.

Penonaktifan sementara ini mengacu kepada Surat Keputusan (SK) Dewan Pengawas Nomor 3 Tahun 2019 mengenai Penonaktifan Dirut 2017-2022.

Keputusan tersebut berlaku sejak SK ditandatangani, yaitu pada Rabu, 4 Desember 2019.

“Memutuskan, menonaktifkan sementara Sdr. Helmy Yahya sebagai direktur utama lembaga penyiaran TVRI. Selama nonaktif sementara sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia, yang bersangkutan tetap mendapatkan penghasilan sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia,” demikian bunyi SK tersebut, Kamis, 5 Desember 2019.

Dalam surat itu disebutkan bahwa posisi Helmy Yahya akan digantikan oleh Supriyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Harian Direktur Utama TVRI. Saat ini, posisi Supriyono merupakan Direktur Teknik TVRI.

Helmy Yahya menyatakan SK Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI itu cacat hukum.

“Penetapan nonaktif sementara dan pelaksana tugas harian direktur utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI periode tahun 2017-2022 adalah cacat hukum dan tidak mendasar,” tulis Helmy dalam pernyataannya, Kamis (5/12/2019).

Helmy juga menyatakan, SK tersebut tidak berlaku. Pasalnya anggota direksi TVRI baru bisa diberhentikan jika tidak melakukan pekerjaan sesuai perundang-undangan, terlibat tindakan yang merugikan lembaga, melakukan tindakan pidana dan tidak lagi memenuhi syarat.

“Selain itu dalam dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005 tentang Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI tidak ditemukan istilah penonaktifan,” kata Helmy.

“Bahwa saya Helmy Yahya, menyatakan sampai saat ini masih tetap menjadi Direktur Utama LPP TVRI yang sah periode tahun 2017-2022 bersama lima anggota Direksi yang lain dan tetap akan melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Ia meminta kepada seluruh pegawai LPP TVRI untuk bekerja seperti biasa.

Helmy Yahya menjabat sebagai Dirut TVRI untuk periode 2017-2022. Selama dua tahun terakhir menjabat televisi milik pemerintah tersebut, Helmy telah melakukan serangkaian perubahan pada stasiun televisi yang merupakan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) itu.

Helmy mengubah citra TVRI mulai dari logo, berhasil membawa Liga Premier, hingga menarik pembaca berita dari kalangan muda. TVRI juga tercatat mendapatkan anugerah televisi ramah anak dari KPI.

Salah satu prioritas kerjanya selama 5 tahun menjabat Dirut TVRI adalah mengemas ulang program-program di TVRI dengan tampilan yang kekinian. (CNN Indonesia)

 

 

Helmy Yahya TVRI

Related Post

Leave a reply