Dicari Konsep Baru Perjanjian Kerja Bersama 

43 views

Peserta kegiatan ‘Upgrading Trainer Terampil Berunding dalam Pembuatan Perjanjian Kerja Bersama’ di Bogor

Reaktor.co.id – Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI menginginkan ada konsep baru untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pembuatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Haiyani Rumondang, mengungkapkan perlunya penerapan konsep baru dalam melakukan pembinaan kepada para stakeholders untuk mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas pembuatan PKB.

Untuk itu, pihaknya meminta para pelatih (trainer) memberikan pembinaan dan supervisi dalam perundingan pembuatan PKB baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional.

“Pekerjaan ini tidak lagi hanya bertumpu pada tanggung jawab pemerintah, tetapi sepatutnya menjadi pekerjaan bersama sebagai pelaku hubungan industri baik dari unsur pekerja maupun pengusaha,” kata Haiyani dalam kegiatan ‘Upgrading Trainer Terampil Berunding dalam Pembuatan Perjanjian Kerja Bersama‘ di Bogor, Jawa Barat, Senin (9 September 2019).

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Haiyani Rumondang, membuka acara ‘Up Grading Trainer Terampil Berunding dalam pembuatan Perjanjian Kerja Bersama’ di Bogor (Foto: twitter Kemnaker)

Kegiatan yang diikuti oleh 139 orang pelatih (96 pelatih dari unsur serikat pekerja/serikat buruh, 29 pelatih dari unsur pengusaha, dan 14 pelatih dari unsur pemerintah) itu ditujukan untuk mendorong peningkatan kompetensi dan kapasitas para pelatih yang merupakan alumni dari Training of Trainers (TOT) Terampil Berunding Dalam Pembuatan PKB.

Ditegaskan, pembuatan PKB tidak lagi bisa hanya fokus melihat kepada tumbuhnya perusahaan yang terlibat, tetapi juga harus memperhatikan dampak dan kualitasnya, serta dapat diukur dan dikaji secara mendalam.

Di tempat yang sama, Direktur Persyaratan Kerja Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Siti Junaedah, menerangkan,Direktur Persyaratan Kerja Siti Junaedah mengatakan bahwa dalam kegiatan ini dilaksanakan pada dua metode yakni Metode Klasikal berupa pemaparan materi dari narasumber dan dilanjutkan dengan dialog interaktif (diskusi dan tanya jawab) dan Metode Diskusi Kelompok seputar permasalahan hubungan industrial. (AF)*

 

Kemnaker Perjanjian kerja bersama reaktor Terampil Berunding

Related Post

Leave a reply