Daftar Penyedia Jasa Transportasi Online di Indonesia

544 views

Transportasi Online

Reaktor.co.id — Gojek dan Grab sudah dikenal sebagai penyedia jasa transportasi online di Indonesia. Selain keduanya, masih banyak aplikasi atau penyedia jasa taksi online dan ojek online (ojol), baik produk dalam negeri maupun produk asing.

Penyedia jasa transportasi daring yang baru, seperti Maxim, FastGo, BitCar, Bonceng, dan Anterin.id, disebut-sebut sebagai pesaing utama Gojek dan Grab.

Layanan transportasi dengan kendaraan roda empat berbasis online atau taksi online diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 118 Tahun 2018.

Untuk kendaraan roda dua atau ojek online ditetapkan melalui Permenhub Nomor 12 Tahun 2019 dan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KP 348 Tahun 2019.

Daftar Penyedia Jasa Transportasi Online di Indonesia

1. Gojek

Gojek adalah layanan ojek online terbesar di Indonesia. Aplikasi ini menyediakan layanan antar-penumpang menggunakan roda dua (Go Ride) dan roda empat (Go Car), juga pesan-antar makanan (Go Food), kirim barang (Go Send), dan lain-lain.

2. Grab

Grab adalah aplikasi yang menyediakan layanan GrabCar, GrabTaxi, GrabBike, dan GrabExpress untu pengiriman paket dan dokumen.  GrabBike menawarkan metode pembayaran melalui tunai, kartu kredit, atau mobile wallet.

3. Anterin

Dari namananya saja sudah Indonesia banget, Anterin, yang artinya “antarkan” atau “kirimkan”. Menurut laman resminya, Anterin adalah aplikasi transportasi dan pengiriman/pengantaran barang pertama di dunia yang menggunakan metode lelang harga.

Dengan metode ini, Anda bebas memilih siapa saja driver yang memberikan harga terbaik dan terdekat dengan Anda. Kelebihan Anterin lainnya adalah Anda dapat memilih driver sesuai dengan keinginan dan selera Anda berdasarkan harga, jenis kendaraan, tipe kendaraan, jenis kelamin, dan penilaian pelanggan.

Para driver Anterin siap mengantarkan pelanggan atau barang Anda sesuai dengan tujuan. Anterin menyediakan beberapa cara pembayaran, tunai atau kartu kredit.

4. Maxim

Maxim adalah transportasi online asal Rusia yang sudah hadir di Batam, Yogyakarta, dan Balikpapan. Layanan Maxim sudah tersedia sejak Juni 2012 di Indonesia. Aplikasinya diunduh lebih dari 10 juta kali.

Maxim menyediakan dua layanan yakni ojek online dan taksi online. Pengguna bisa menentukan tarif sendiri dan memesan layanan secara terjadwal. Konsumen juga bisa memberi keterangan melalui aplikasi jika membawa hewan peliharaan dan bagasi.

Pengemudi Maxim bisa memilih pengguna mana yang akan dilayani, dengan melihat rute dan tarif yang ditawarkan. Melalui aplikasi Maxim, penumpang juga bisa mengubah rute perjalanan.

Kantor Maxim di Balikpapan pernah digerudug puluhan driver daring yang tergabung dalam Persatuan Driver Online Indonesia (PDOI). Mereka sempat melakukan penyegelan kantor Maxim.

Dalam aksinya, massa meminta agar manajemen Maxim Balikpapan bisa menyamakan tarif transportasi seperti penyedia jasa transportasi online yang terlebih dahulu berada di Kaltim seperti Gojek dan Grab.

Maxim juga sudah beroperasi di Yogyakarta sejak Maret 2019. Di Indonesia, Maxim berada di bawah naungan PT. Teknologi Perdana Indonesia.

5. BitCar

Perusahaan transportasi online asal Malaysia. Startup ini menyediakan layanan transportasi dengan kendaraan roda empat dan awal tahun depan akan menghadirkan jasa pengangkutan orang menggunakan kendaraan roda dua.

Layanannya baru tersedia di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Dalam waktu dekat, BitCar bakal hadir di Medan dan Surabaya.

Sama seperti Grab, domisili asli Bitcar adalah di Malaysia. Di negeri tetangga, nama perusahaannya adalah Bitcar Malaysia Sdn Bhd.

Operasional Bitcar di Indonesia dikerjakan oleh PT Bitokenpay Digital Indonesia (Bitcar Indonesia). Perusahaan ini berdiri pada April 2019.

6. Bonceng

Bonceng beroperasi sejak November 2018, tetapi sistemnya belum bekerja secara penuh. Layanan Bonceng terbatas di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Bonceng memiliki empat layanan, yakni Bonceng Motor, Bonceng Mobil, Bungkus untuk pesan-antar makanan, serta Bingkis untuk pengiriman barang.

Bonceng masuk ke tengah persaingan ojek online dengan mengusung tema nasionalisme. Hal ini ditunjukkan lewat warna jaket merah dan putih. Bonceng membidik ekspansi hingga ke pelosok-pelosok

Bonceng memiliki empat fitur, yaitu Bonceng Motor, Bonceng Mobil, Bungkus sebagai layanan pembelian dan pengiriman makanan, serta Bingkis untuk pengiriman barang. Bonceng pun sudah bisa diunduh di Google Store dan Apple Store.

Bonceng juga memiliki tarif berbeda dengan aplikasi lain. Tarif yang dikenakan bukan lagi per kilometer perjalanan, melainkan harga cluster berdasar radius jarak perjalanan yang dikelompokkan dalam beberapa harga yang bulat. Mulai dari Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 15.000, Rp 20.000 dan seterusnya.

Kenapa namanya Bonceng? Perusahaan mengklaim ingin membuat brand yang tidak terbebani dengan istilah kebarat-baratan dan dapat menunjukkan jati diri asli Indonesia. Warna dominan dari jaket dan helm pengemudi adalah warna merah dan putih.

7. FastGo

FastGo Asal Vietnam. Masuk Indonesia akhir 2019, perusahaan penyedia layanan berbagi tumpangan (ride-hailing) asal Vietnam ini resmi hadir di Singapura pada Maret 2019.

Layanannya diklaim akan lebih murah dibanding aplikator lain. FastGo mengenakan tarif US$ 19,7 untuk 21,5 kilometer perjalanan menggunakan kendaraan roda empat. Meski begitu, FastGo melalui pernyataan resminya pada Maret lalu menyampaikan, bahwa tarifnya bersifat tetap.

Perusahaan ini didirikan pada 2018 lalu dan sudah memiliki sekitar 60 ribu mitra pengemudi di Vietnam. Di negara asalnya, FastGo juga meluncurkan layanan naik helikopter bernama FastSky. Melalui pernyataan resminya pada Maret lalu, FastGo menyampaikan bahwa tarifnya bersifat tetap.

8. Oke Jack

Oke Jack menawarkan layanan pemesanan makanan dan mengirim barang, selain layanan ojek. Oke Jack sudah beroperasi di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung, Malang,  Yogyakarta, Bali, Medan, dan lain-lain.

9. Indo-Jek

Indo-Jek dilengkapi dengan fitur memesan ojek, taksi, makanan, hingga membeli barang, plus Indo-Serice yang bisa dimanfaatkan untuk menyewa jasa dan barang keperluan.

10. TeknoJek

TeknoJek merupakan layanan transportasi dan TDrop yang merupakan layanan logistik. Pengguna aplikasi ini bisa memperoleh penghasilan tambahan dengan cara memperkenalkan Tekno ke orang lain. Setiap orang lain tersebut menggunakan aplikasi ini, Anda akan memperoleh bonus. Tekno saat ini tersedia di Jabodetabek.

11. HelooJek

HelooJek punya fitur memesan ojek,  memesan taksi online, makanan, hingga layanan jasa. Anda juga bisa belanja di HelooJek dengan menggunakan fitur Hello Mart.

12. Bojek

Nama Bojek merupakan singkatan Bogor Ojek. Dari namanya, aplikasi ojek online ini beroperasi di Kota Hujan Bogor. Selain menyediakan layanan transportasi, Bojek juga menyediakan jasa layanan antar barang, membeli makanan, dan berbelanja kebutuhan.

Itu dia Daftar Penyedia Jasa Transportasi Online di Indonesia, khususnya yang memiliki website resmi aktif sehingga masih bisa dipantau keberadaannya.

Tentu saja, masih ada provider transportasi online yang belum tercantum dalam daftar di atas. Anda pelanggan setia ojol yang mana?

 

Aplikasi Gojek Grab Ojek Online Taksi Online Transportasi Online

Related Post

Leave a reply