Buruh Perusahaan Rokok Gentong Gotri Akhirnya Terima Pesangon

68 views
Reaktor.co.id, Kudus – Sebanyak 1.125 buruh Perusahaan Rokok (PR) Gentong Gotri menerima pesangon tahap pertama pembayaran Maret 2019. Pesangon diberikan sebagai kompensasi penyelesaian persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Pembagian pesangon dilakukan di Kantor Forum Pengusaha Rokok Kretek (FPRK) Kompleks Lingkungan Industri Kecil (LIK) di Desa Megawon, Kecamatan Jati Kudus, Jumat (5/4/2019).

Meski pesangon yang dibagikan tidak diberikan secara utuh, yakni hanya sekitar 25 persen dari jumlah tuntutan sebesar Rp 42 miliar, namun para  buruh sangat menghargai itikad baik perusahaan.

”Kami trenyuh dengan niat baik perusahaan, meski pesangon yang kami terima jumlahnya kecil karena tidak diberikan utuh,” ujar Suminah (59) warga Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, dikutip Suara Merdeka.

Suminah mengaku telah bekerja di PR Gentong Gotri selama sekitar 30 tahun. Pesangon yang menjadi haknya sebanyak Rp 9.720.000. Tetapi karena diberikan selama 24 bulan, maka yang diterima pada pembagian tahap pertama ini sebesar Rp 405.000.

Hal senada disampaikan Jumini (51), warga Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo Kudus. Ia merasa bersyukur karena perusahaan masih memikirkan nasib buruhnya.

“Kami sudah bekerja sekitar 15 tahun, tahap awal ini kami terima pesangon Rp 405 ribu” ungkapnya.

Pembagian pesangon diwarnai insiden pecahnya kaca pintu masuk Kantor FPRK akibat terjadi desak-desakan menunggu giliran. Jumini termasuk salah satu buruh yang terkena serpihan kaca pecah sehingga bagian bawah mata kanannya berdarah.

Sepakat

Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Federasi Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (SP RTMM) SPSI PR Gentong Gotri Kudus, Agus Winarko, mengatakan, sebanyak 1.125 buruh telah sepakat dengan tawaran pemilik perusahaan yang hanya bersedia membayar pesangon secara bertahap selama 24 bulan.

Buruh pun merasa senang karena mendapatkan kepastian tentang nasibnya yang selama beberapa bulan tidak jelas.

“Kami hanya minta janji perusahaan dilakukan secara konsisten, jangan sampai buruh kecewa,” katanya.

Menurut Kuasa Hukum Buruh PR Gentong Gotri, Daru Handoyo, pihaknya bersama sejumlah pengurus PUK PR Gentong Gotri tadinya akan menemui pemilik perusahaan melalui kuasa hukumnya, Daryanto, untuk meminta ketegasan pembayaran pesangon.

Namun, saat pertemuan belum terlaksana, pihak perusahaan menawarkan transfer uang pesangon tahap pertama setelah buruh sepakat dilakukan secara bertahap 24 bulan.

Jumlah pesangon tahap awal yang dikirim sebanyak Rp 431.027.000 untuk 1.125 buruh harian borong dan batil (perapi rokok). Total pesangon yang disiapkan pemilik PR Gentong Gotri sebesar Rp 10.344.648.000. ”Masih ada 26 orang buruh bulanan yang mengajukan tuntutan sendiri di luar buruh harian,” ungkapnya.*

 

Buruh Ketenagakerjaan pesangon PHK

Related Post

Comments are closed.