BJ Habibie Meninggal Dunia

57 views

BJ Habibie Wafat

Reaktor.co.id — Inna lillahi wainna ilaihi rojiun. Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie, tutup usia.

BJ Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, dalam usia 83 tahun, Rabu (11/9/2019).

Habibie meninggal pada, Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB. “Bapak sudah tidak ada pada pukul 18.05 WIB,” ujar putra BJ Habibie, Thareq Kemal, kepada wartawan dikutip cnnindonesia.com.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof dr Azis Rani dalam keterangan resminya menyebutkan, Habibie masuk RSPAD sejak 1 September 2019.

Ia ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Sebelumnya, Habibie sempat dirawat di Jerman.

BJ Habibie pun menjadi trending topic di Twitter. Warganet mengucapkan belasungkawa dan mendoakan yang terbaik buat almarhum.

Selain tagar #bjhabibie, #RIPBJHabibie, dan #indonesiaberduka, kabar wafatnya Habibie juga diperbincangkan dengan kata-kata yang menjadi topik tren “Pak Habibie”, “Rest In Peace”, “Ibu Ainun”, dan “Innalillahi”.

Mengutip Wikipedia, Habibie yang bernama lengkap Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936.

Presiden ketiga Republik Indonesia setelah Soekarno dan Soeharto ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden ke-7 RI menggantikan Try Sutrisno.

Habibie menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada 21 Mei 1998. Habibie menduduki jabatan Presiden RI selama 1 tahun 5 bulan.

Habibie pernah bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg, Jerman. Pada tahun 1973, ia kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Soeharto.

Habibie kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998.

Ketika menjabat sebagai Menristek, Habibie juga terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang pertama. Habibie terpilih secara aklamasi menjadi Ketua ICMI pada 7 Desember 1990.

Seumlah jabatan yang pernah dipegang Habibie antara lain Direktur Utama PT Perindustrian Angkatan Darat (Pindad), Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Ketua Dewan Pembina Industri Strategis (BPIS), Ketua Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS), Ketua Dewan Riset Nasional (1999), dan Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam.

Habibie juga pernah menjabat Kepala Departemen Riset dan Pengembangan Analisa Struktur, Hamburg, Jerman Barat (1966-1969), Kepala Divisi Metode dan Teknologi Pesawat Komersil/Pesawat Militer Messerschmidt Boelkow Blohm (MBB) Gmbh, Hamburg, Jerman Barat (1969-1973), dan Wakil Presiden/Direktur Teknologi Messerschmidt Boelkow Blohm (MBB), Hamburg, Jerman Barat (1974-1978).

Di bidang pemerintahan, Habibie menjabat Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Pembangunan V (1983-1988), Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Pembangunan VI (1988-1993), Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Pembangunan VII (1993-1998), Ketua Tim Keputusan Presiden (Keppres) 35, Wakil Presiden RI ke-7 (1998-1998), dan Presiden RI ke-3 (1998-1999).

Semasa menjabat presiden, Habibie berjasa membuka kebebasan pers dengan mengesahkan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Habibie pun dianugerahi Medali Emas Kemerdekaan Pers pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2013 di  Manado. Habibie berjasa memberi kekuatan hukum mengenai kemerdekaan pers di Indonesia tahun 1999.

Saat menerima penghargaan, Habibie mengungkapkan alasan yang melatarbelakangi ditetapkan UU Pres. Ia mengatakan, hal tersebut lahir dari keyakinannya jika pers merupakan elemen untuk mencapai tujuan dan cita-cita nasional.

“Semata-mata didorong oleh keyakinan saya dimana kebebasan pers menjadi pangkal terlaksananya tujuan nasional yang sejajar dengan bangsa lain,” katanya. (RL).*

 

BJ Habibie Wafat Habibie

Related Post

  1. author

    […] Jakarta — Almarhum BJ Habibie yang wafat Rabu (11/9/2019) dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Kamis […]

Leave a reply