Besar, Peluang Pekerja Profesional Indonesia Bekerja di Arab Saudi

53 views
Kota Makkah Arab Saudi

Ilustras: Kota Makkah Arab Saudi (Ist)

Reaktor.co.id, Jakarta — Peluang tenaga kerja profesional Indonesia untuk bekerja di Arab Saudi amat besar. Pekerja profesional Indonesia bahkan lebih disukai ketimbang dari negara lain.

Demikian dikemukakan Presiden Indonesia-Saudi Arabia Business Council (ISABC) Muhammad Hasan Gaido di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

“Peluang tenaga kerja profesional Indonesia untuk bekerja di Arab Saudi amat besar, karena kita jumlah populasinya juga besar dan juga sebagian besar Muslim. Bukan rasis, tapi kalau di Mekkah dan Madinah pekerjanya ‘kan memang harus Muslim,” ujarnya.

Diungkapkannya, kehadiran tenaga kerja asal Indonesia memudahkan jamaah haji dan umroh dalam berkomunikasi.

Oleh karena itu, menurut Hasan, perlu dipersiapkan tenaga profesional yang akan bekerja di Arab Saudi. Saat ini sudah ada beberapa perguruan tinggi bidang perhotelan yang bekerja sama dengan pihak hotel di Arab Saudi.

Selain peluang pekerja profesional, Hasan menyebutkan ada potensi bisnis yang besar yang bisa dilakukan pengusaha Indonesia dan Arab Saudi.

Salah satunya, yakni jamaah haji dan umroh asal Indonesia menggunakan produk asal Indonesia. Pada tahun ini, sudah mulai dilakukan ekspor patin dari Indonesia ke Arab Saudi untuk bahan pangan jamaah haji.

“Kami harap tidak hanya ikan dan makanan, tetapi juga fasilitas hotel seperti sabun dan handuk maupun transportasi seperti bus dan lain sebagainya dari Indonesia,” jelasnya.

Ke depan, dia berharap ekspor produk asal Indonesia ke Arab Saudi kian meningkat.

Awal September lalu, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri telah melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi H.E. Dr. Abdullah Abuthnain di Matsuyama, Jepang.

Dalam pertemuan bilateral ini dibicarakan upaya implementasi kerja sama bidang penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) atau One Channel System.

Kedua belah pihak telah dan terus memantapkan persiapan-persiapan teknis untuk melaksanakan implementasi pilot project SPSK ini.

Menaker menjelaskan bahwa proses integrasi sistem Indonesia dan Arab Saudi yang akan digunakan dalam implementasi SPSK telah dilakukan. Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan training pengoperasian sistem kepada Atase Tenaga Kerja pada KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah. (R1/Antara).*

 

Arab Saudi Lowongan Kerja Pekerja Migran

Related Post

Leave a reply