Benarkah Upah Pesangon Indonesia Tertinggi di Asia?

281 views

Apa benar upah pesangon Indonesia tertinggi, sehingga mau dihapus atau direvisi? 

Gaji lulusan UI 8 Juta

Reaktor.co.id — Wacana revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang sedang menghangat akhir-akhir ini menjadi bahan diskusi di kalangan pekerja dan pengusaha.

Revisi diusulkan pihak pengusaha dengan dalih untuk menghadapi geliat era revolusi industri 4.0 yang membutuhkan fleksibelitas cost untuk membayar upah, termasuk di dalamnya tentang upah pesangon. Pihak pengusaha meminta besaran pesangon ditinjau kembali.

Namun, di sisi pekerja menyampaikan, upah pesangon di Indonesia adalah yang terendah di Asia bila dihitung secara riil yang diterima pekerja.

Kenapa bisa terendah? “Nyatanya, upah dasar pekerja di Indonesia masih yang terendah dibanding negara-negara berkembang di levelnya,” ungkap Ketua DPP FSP LEM SPSI, Arif Minardi, dalam sambutannya di acara konsolidasi organisasi di Jakarta, Kamis 25 Juli 2019.

Bila dilihat pembandingnya dengan negara serumpun, tentu dapat dilihat dari sisi dana pensiun yang dicadangkan oleh pemberi kerja dan pekerjanya yang hanya mencadangkan upah pensiunnya sebesar 5,7% (Pemberi kerja 3,7% , Pekerja 2%) berbeda jauh dengan negara serumpun kita, yaitu Malaysia, yang mencadangkan upah pensiunnya sebesar 23%, bahkan di Singapura mencapai 40% dari upah yang diterima pekerja.

Artinya, upah pesangon yang diterima pekerja Indonesia akan lebih kecil dari negara tetangga. Contoh, pekerja Malaysia menerima upah pensiun 55,2 kali gaji bulanan.

Bila ditambah upah pesangon yang mencapai 5 kali gaji bulanan, total upah pesangon yang diterima pekerja mencapai 60,2 kali gaji bulanan, tentu tidak sepadan dengan yang diterima oleh pekerja Indonesia yang hanya 13,6 kali gaji bulanan.

Bila ditambah dengan upah pesangon, pekerja Indonesia hanya memperoleh uang pesangon 31,68 kali gaji bulanan. Artinya, beban pengusaha Indonesia untuk membayar dana pensiun lebih ringan daripada di Malaysia, sebagaimana dijelaskan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal saat dialog ketenagakerjaan di DPR, Senin (8/11/2019). (Andi).*

 

Ketenagakerjaan pesangon Revisi UUK Upah Buruh upah pekerja

Related Post

Leave a reply