Bela Hak Pekerja PT LAK, Serikat Buruh Kapuas Gelar Aksi Damai

190 views
Buruh PT LAK Kapuas

Para buruh didampingi Korwil SBSI Kalteng mendatangi DPRD Kabupaten Kapuas, Jumat (28/6)

Reaktor.co.id, Kapuas — Ratusan buruh/pekerja yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Wilayah III Kalimantan dan Sulawesi siap menggelar aksi demonstrasi damai di DPRD, Disnaker, dan Pemkab Kapuas, Kalimantan Tengah, guna memprotes pelanggaran aturan ketenagakerjaan yang dilakukan PT Lifere Agro Kapuas (PT LAK) Kapuas.

Pihak pekerja menilai, perusahaan yang bergerak di bidang industri pertanian (agroindustri) ini sering bermasalah dengan pekerjanya dan masyarakat lokal. Pihak perusahaan asing ini juga dinilai tetap mangkir dan cenderung melawan aturan yang ditetapkan, termasuk melanggar aturan tentang upah minimum.

Selama ini pekerja PT LAK rata-rata menerima gaji sekitar Rp1,6 juta hingga Rp1,8 juta per bulan. Padahal, UMP Kalteng Rp2.6 juta dan UMK Kapuas Rp2.7 juta. (Lihat: Daftar Upah Minimum se-Indonesia).

PT LAK juga bermasalah dengan warga Desa Sei Dusun dan Penda Katapi. Warga desa tidak bisa membuat sertifikat lahan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kapuas, karena alasan lahan mereka sudah masuk hak guna usaha (HGU) PT LAK. Padahal lahan warga itu berupa kebun pribadi dan sudah dimiliki turun-temurun.

Sekretaris Wilayah III Kalimantan dan Sulawesi SBSI, Hendrik Hutagalung, mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan pekerja PT LAK.

Manajemen PT LAK, menurut Hendrik, mengabaikkan aturan pengupahan dan kesejahteraan bagi pekerja.

“Kami membaca dan mencermati aturan itu sangat tidak sesuai, maka akan kita angkat itu. Nanti akan laporkan ke Komnas HAM menyangkut eksploitasi manusia,” tegasnya.

Hendrik menerangkan, keadaan ini sudah berlangsung dua tahun. Pihak serikat pekerja (SBSI) akan terus berjuang untuk membela hak buruh.

“Apalagi ini perusahaan asing yang seenaknya saja eksploitasi kekayaan alam, dan abaikan hak para buruh maupun masyarakat lokal. Kami akan lakukan aksi sekitar 500-600 buruh yang akan turun nanti, ke DPRD Kapuas, Disnaker Kapuas dan Pemkab Kapuas,” pungkasnya.

Ratusan buruh mendatangi DPRD Kabupaten Kapuas, Jumat (28/6/2019), untuk menyampaikan aspirasinya. Aksi akan kembali digelar 3 Juli 2019. (R1/Kaltengpos/Prokal).*

 

Aksi Demo Kapuas Pekerja Kapuas PT LAK

Related Post

Leave a reply