Atasi Pekerja Migran Ilegal, Malaysia Operasi Besar-Besaran Mulai 1 Januari 2020

1111 views
Pekerja Migran

Ilustrasi Pekerja Migran. Foto: Pixabay

Reaktor.co.id, Kualalumpur — Memulai awal tahun 2020, pemerintah Malaysia akan menggelar operasi besar-besaran terhadap pekerja migran ilegal atau Pekerja Asing Tanpa Identitas (PATI).

Operasi dilakukan Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) mulai Rabu (1/1/2020) pukul 09.30 waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari Imigrasi Malaysia, Selasa (31/12/2019), razia terhadap pekerja migran ilegal itu dilakukan sehubungan telah berakhirnya program rehiring atau pemulangan pekerja ilegal (program back for good) yang telah dibuka mulai 1 Agustus hingga 31 Desember 2019.

“Pada 2020 Imigrasi telah menetapkan tiga fokus utama yakni peningkatan kualitas pelayanan konter, pegawai Imigrasi di pintu masuk merupakan duta negara dan JIM konsisten memberikan pelayanan yang profesional,” ujar Dirjen Imigrasi Malaysia, Datuk Khairul Dzaimee Daud.

Tahun lalu Malaysia memulangkan sebanyak 180 ribu pekerja ilegal melalui program Back for Good.

“Diantara pencapaian utama Imigrasi adalah program Back for Good, keberhasilan menumpaskan sindikat online rakyat asing di seluruh negara dan membongkar kartu pengenalan tidak sah,” ujarnya dikutip Antara.

Razia terhadap pekerja migran ilegal juga dilakukan di Indonesia. Pada Oktober 2019, Direktorat Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) dan Direktorat Pengawasan Norma Kerja dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PNKJ) Kementerian Ketenagakerjaan melakukan sidak ke Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT IJ di Bekasi, Jawa Barat.

Sidak berhasil menggagalkan keberangkatan 42 orang calon Pekerja Migran Indonesia(PMI) yang diduga akan diberangkatkan bekerja secara non-prosedural ke luar negeri.

Mereka sedianya diberangkatkan ke luar negeri sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong.

Mayoritas calon PMI berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, NTB dan sebagian dari Kabupaten Indramayu, dan Subang, Jawa Barat.

Kementeian Tenaga Kerja mengimbau semua masyarakat untuk berhati-hati dan waspada bujuk rayu untuk bekerja keluar negeri dengan mudah. Penempatan PMI keluar negeri yang legal akan melalui Dinas Ketenagakerjaan atau Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Kabupaten/Kota setempat.*

 

Malaysia Pekerja Migran

Related Post

Leave a reply