Arab Saudi Larang Istilah ‘Pembantu’ untuk Pekerja Rumah Tangga

15 views
Kota Makkah Arab Saudi

Ilustras: Kota Makkah Arab Saudi (Ist)

Reaktor.co.id, Arab Saudi — Pemerintah Arab Saudi berusaha mengangkat martabat Pekerja Rumah Tangga (PRT) dengan melarang sebutan “maid” (pelayan/pembantu) untuk mereka.

Larangan kata “maid” untuk PRT ini dikeluarkan Kementerian Perdagangan Arab Saudi dalam sebuah instruksi yang melarang penggunaan istilah “maid” dalam iklan lowongan kerja.

Istilah itu dinilai dapat merugikan martabat calon PRT.

Dilansir Saudi Gazzette, istilah lainnya yang dilarang adalah “transfer of services” (layanan pengalihan). Kata ini biasa digunakan untuk pekerja yang bertugas membeli, menjual, atau membuang sesuatu.

Sebagai gantinya, Kementerian Perdagangan Arab Saudi menekankan penggunaan kata “worker” (pekerja). Untuk perempuan menggunakan istilah “female worker” (perempuan pekerja).

Dalam instruksi juga disebutkan larangan mencantumkan kalimat permintaan agar calon pekerja menyertakan foto pribadi, kartu identitas, izin tinggal (iqama), atau data pribadi pekerja asing dan pekerja rumah tangga.

Iklan juga tidak boleh menyertakan ketentuan apa pun yang mewajibkan pekerja menanggung biaya keuangan sebagai imbalan atas pengalihan layanan.

Ketentuan ini relatif melindungi pekerja asing dari praktek agen tenaga kerja di Arab Saudi yang biasa mengutip sejumlah uang.*

 

Pekerja Migran PRT

Related Post

Leave a reply