Ancam Dosen dan Rektorat, Menristekdikti Dinilai ‘Offside’

94 views
massa demo mahasiswa

Demonstrasi mahasiswa

Reaktor.co.id – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mengeluarkan pernyataan keras terkait gelombang aksi demonstrasi mahasiswa selama 24-25 September 2019 lalu. Pernyataan bernada ancaman itu dilontarkan Menristekdikti usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (26/9/2019).

Menristekdikti menegaskan, ia akan menyambangi beberapa kampus besar di Indonesia yang menjadi basis demonstran beberapa hari silam. Pihaknya akan menjatuhkan sanksi kepada pihak dosen dan rektorat yang terbukti mendukung dan mengerahkan massa mahasiswa ke lapangan. Sanksi bagi rektor dan dosen itu bisa berupa sanksi akademik atau proses hukum lanjutan bila terjadi kerugian negara.

Menristekdikti M Nasir

“Kalau dia mengerahkan ya dengan sanksi yang kita lakukan sanksi keras yang kami lakukan ada dua, bisa dalam hal ini peringatan, SP1 SP2. Kalau menyebabkan kerugian pada negara, bisa tindakan hukum. Nanti dosen rektor yang bertanggungjawab,” jelas Nasir, dikutip Republika.

Menyikapi pernyataan Menristekdikti itu, Direktur Eksekutif The Indonesian Democracy Initiative, Arya Sandhiyudha, menilai Menristekdikti telah keliru dalam mengartikan arahan Presiden.

“Ibarat kuliah, Menristekdikti ini layak drop out. Kampus secara sejarah adalah laboratorium gerakan moral dan intelektual. Pemerintahan di sebuah negara demokrasi tidak layak punya pernyataan seperti itu. Jangan-jangan Pak Nasir yang keliru dalam mengartikan arahan Pak Jokowi. Dia tidak berperan sebagai pembantu Presiden yang baik,” kata Arya, Jumat (27 September 2019), dikutip bisnis.com.

Menurut Arya, gelombang protes mahasiswa dan dosen semestinya ditanggapi bijak sebagai suatu gerakan positif guna menggelorakan semangat antikorupsi di Indonesia.

“Dilihat dalam kacamata positif saja, ini bukti kepada dunia internasional, bahwa civil society kita masih aktif dan punya ruang berekspresi. Skala demo itu anggap sebagai ekspresi semangat antikorupsi generasi muda. Mereka aset masa depan Indonesia,” tandas Arya. (AF)*

 

Demo Mahasiswa menristekdikti reaktor

Related Post

Leave a reply