Aliansi Buruh Banten Tolak Omnibus Law Ketenagakerjaan

180 views

Diskusi AB3 Omnibus Law

Reaktor.co.id, Banten — Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) siap melawan kebijakan yang tidak adil bagi kaum pekerja/buruh, termasuk Omnibus Law Ketenagakerjaan yang dinilai radikal dan anti-Pancasila.

Demikian dikatakan salah satu presidium AB3 Galih Wawan Haryanto dalam diskusi bertema “Menelaah Hukum Omnibus Law Ketenagakerjaan” di Tangerang, Banten, Senin (23/12/2019).

AB3 terdiri dari Kabut Bergerak Kota Tangerang, Alltar Kabupaten Tangerang dan Tangsel, KSPSI Banten (FSP LEM SPSI, FSP KEP SPSI, FSP TSK SPSI, FSP KAHUT SPSI, FSP NIBA SPSI), Aliansi Buruh Serang Kabupaten atau Kota Serang, Forum SP SB Kota Cilegon dan FSPI.

Hadir sebagai narasumber Dr. Andari Yurikosari, SH., MH (akademisi Universitas Indonesia) dengan materi berjudul “Omnibus Law kaitanya dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan” dan narasumber lainnya dari LBH Jakarta.

Menurut Galih Wawan, kebijakan yang bersifat publik harusnya terbuka dan melibatkan stakeholder, bukan diam-diam dan tidak transparan, sehingga tidak melanggar amanah Pancasila sila ke-4 dan tidak dianggap radikal.

“Jika memang OmniBus Law ketenagakerjaan tiba-tiba disahkan dan tidak melibatkan stakeholder, maka kami menganggap OmniBus Law ketenagakerjaan adalah anti-Pancasila dan radikal,” tegas Wawan.

Wawan mengingatkan, jika Omnibus Law Ketenagakerjaan dipaksakan, maka jangan salahkan jika ratusan ribu anggota serikat pekerja/serikat buruh se-Provinsi Banten akan turun kejalan melakukan perlawanan dan menyuarakan penolakan Omnibus Law ini melalui aksi besar-besaran.

Sebagai pemanasan, AB3 akan melakukan konsolidasi mempersiapkan diskusi publik terkait Omnibus Law Ketenagakerjaan yang melibatkan seluruh anggota keluarga besar AB3.

“Konsolidasi ini juga dalam rangka membangun kekuatan untuk melawan kedzoliman Omnibus Law Ketenagakerjaan” jelas Wawan.

Wawan mengajak pekerja/buruh bahu-membahu berjuang secara masif turun ke jalan untuk melawan melakukan penolakan dan mengingatkan penguasa akan kewajiban sesungguhnya, yakni memberikan kesejahteraan bagi pekerja buruh demi mencapai cita-cita besar negara, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“AB3 tidak ingin kecolongan karenanya akan terus mengawal penolakan Omnibus Law Ketenagakerjaan ini,” tegasnya.*

Aliansi Buruh Banten Tolak Omnibus Law Tenagakerja

Omnibus Law Serikat pekerja

Related Post

Leave a reply