6 Bulan Tak Bayar Gaji Pekerja, Manajemen PT Hikari Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

161 views

Pengurus PUK SP LEM SPSI PT Hikari laporkan perusahaan ke polisi

Reaktor.co.id, Jakarta — Sejumlah pengurus PUK SP LEM SPSI PT Hikari melaporkan manajemen PT Hikari ke Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Jakarta, karena dugaan tindak pidana pelanggaran upah, pada Senin (29 Juli 2019).

Produsen lampu Listik itu dilaporkan tidak lagi memberikan gaji kepada 33 pekerja yang dirumahkan sejak Februari 2019 hingga sekarang

“Sebanyak 33 orang pekerja yang dirumahkan manajemen PT Hikari sudah enam bulan ini tidak menerima gaji lagi, terhitung sejak Februari 2019 sampai Juli 2019, bahkan THR Tahun ini pun tidak diberikan,” kata ketua PUK SP LEM SPSI PT Hikari, Asrim Susanto, kepada reaktor.co.id, usai membuat laporan ke polisi.

Ketua PUK SP LEM SPSI PT HIKARI, Asrim Susanto

Tak hanya itu, lanjut Asrim, ada rekannya sesama pekerja PT Hikari yang sedang sakit tidak bisa berobat.

“Walaupun ada kartu BPJS Kesehatan, tapi rekan kami tersebut kesulitan menyediakan dana keperluan transportasi dan konsumsi,” sambung Suyoto, Sekretaris PUK SPLEM SPSI PT Hikari.

BACA JUGA: Di-PHK Sepihak, 121 Pekerja dan PUK SP LEM PT HIKARI Lakukan Perlawanan

Kembali ke Asrim. Ia mengaku pihaknya telah melakukan beberapa upaya penyelesaian sengketa secara Bipartit. Karena penyelesaiaan sengketa secara bipartit memang diatur dalam Undang-Undang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (UUPPHI).

Suyoto, Sekretaris PUK SP LEM SPSI PT Hikari

“Upaya-upaya penyelesaian secara bipartit yang telah kami lakukan di antaranya, kami selaku PUK SP LEM SPSI PT Hikari telah melayangkan surat ajakan perundingan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial untuk tahap bipartit kepada pihak perusahaan, namun faktanya pihak perusahaan tidak bersedia untuk berunding,” tandas Asrim. (AF)*

asrim susanto pt hikari puk sp lem spsi pt hikari reaktor

Related Post

Leave a reply