23 Pekerja Migran Asal Sulawesi Tengah Siap Diberangkatkan ke Malaysia

77 views
PMI Sulteng Malaysia

Pelepasan PMI Sulteng ke Malaysia. (Foto: BNP2TKI)

Reaktor.co.id, Palu – Sebanyak 23 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) siap diberangkatkan ke negeri Malaysia. Mereka akan bekerja di pabrik pengolahan kayu, kontruksi dan Clening Service di negara serumpun tersebut.

Pelepasan 23 PMI Sulteng yang diinisiasi oleh Disnakertrans Provinsi Sulteng dan Perwakilan BNP2TKI di daerah (LP3TKI Palu) itu merupakan bagian dari upaya pemerintah mengatasi tingkat pengangguran dan pengentasan kemiskinan, pascagempa yg memporakporandakan perekonomian Sulteng.

Didampingi oleh Kepala Disnakertrans Sulteng, Arnold Firdaus, para PMI diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, Dr. H. Hidayat Lamakarate, di Kantor Gubernur Sulteng.

Dalam laporannya, Disnakertrans Provinsi Sulteng menyebutkan, sepanjang 10 tahun terakhir jumlah PMI asal Sulteng yang dikirim ke luar negeri mencapai lebih dari 6.000 orang.

Sebagian besar dari mereka (90%) masih didominasi bekerja di sektor informal. Pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ASN) masih menjadi pilihan terbanyak masyarakat Sulteng. Akan tetapi, pada 2018, proporsi penempatan formal naik drastis sebanyak 43% dengan jumlah 336 dari 786 PMI.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Sulteng mengatakan, banyaknya pemberitaan yang negatif tentang pekerjaan di luar negeri menimbulkan rasa ketakutan dan keragu-raguan bagi sementara warga Sulteng untuk mendaftarkan diri sebagai PMI, meskipun mereka sesungguhnya sangat membutuhkan pekerjaan. Padahal, dalam kenyataannya, banyak PMI yang berhasil namun jarang diekpose oleh media massa.

Atas dasar itu, Sekdaprov Sulteng berharap, 23 PMI yang akan diberangkatkan ke Malaysia bisa menjadi pahlawan devisa yang sebenarnya, dengan membuktikan kepada dunia bahwa anak-anak Sulteng bisa bersaing dengan para tenaga kerja dari negara-negara lainnya. (AF/Bnp2tki).*

 

BNP2TKI Pekerja Pekerja Migran

Related Post

Leave a reply